Race recap : Run for River 10K trail

there I was again, signed up Run For River UI 2017. My virgin half marathon was in this race as well. this time, I opted for 10K trail.

Trail?

Yes, UI has its man-made forest and I’ve run there!

in short, I made Acha to sign up for this category. this anak mall garis keras agreed.

So, there I was, september 10th 2017, going back in start line again! ich bin zurück!! And owh, besides 10K trail, there were Half Marathon, 10K road and 5K.

10K trail with brown bib, HM with red, 10K road with yellow. none of Trojan Runners participate in 5K.

Here’s the recap:

  • 10K trail suppose to start at 6.00am, yet, not until 6.15 that the race start. i found it is a bit weird as, Half Marathon Race start later. It is very common longer distance start earlier :-/
  • first 2Km was road, had no clue where it was. It was a U-turn Approaching Km 2, a runner in front of me made a short cut! Ada aja yang nge-cut rute, curang. he didn’t know that first check point was at the U-turn! shame on him!
  • entering Km 2 was the forest area. well, ja, I’ve run here before, yet the route a bit different. We run besides a lake this time! I also run with Maktin and Aby, the later is a runner I met during Tour de Ambarukmo! We paused a LOT to take pictures. Even we asked marshals to do so! hahahahahah!!
  • Lucky, I brought my water blade. i was very thirsty after Km 3 , and still couldn’t find water station. not until Km 5 or six. Where the lake is! Whoaaa! i love the sun ray shinning thru the leaves. it was beautiful!

  • I filled up my water blader. Then continued to run. My right foot still hurt. damn plantar!

  • on the way to Km 7, near the famous Universitas Indonesia marka, there was a water station. i was tired…took a break! And doing silly things!

  • total trail is only 7.5 Km I guess, so 1 KM before finish line, we went back to campus area. Running in road again. owh, I use road shoes this time as I left my trail shoes in Ambarawa!

  • I’m a sloooowwww runner, it didn’t surprise me, I met many half marathon runners on the way to finish line! Hahahahahahaahhah. they went 21K and I did 10!
  • so there! die dritte medal der Jahre!

I haven’t check the result. it took almost 2 hours for me to complete the course. but I was very happy with this race! So much fun! Will be back again next year!

Advertisements

Mendadak Nge-Trail 

Hola!

Entah kenapa, saya balik lagi galau. mau mengesekusi pilihan hidup maju mundur terus. Biasanya kalau sudah galau kayak anak ABG —tapi umur hampir kepala empat— saya harus nge-trail! 😉

Dari kemarin saya sibuk cari teman untuk ke Pondok Pemburu. entahlah mengapa dari ribuan kawan kawan runners (duileeehhh) tidak ada satupun yang bersedia. Ada yang malamnya sudah ikut lomba Asic Relay di alam sutra, ada yang baru pulang dari Sentul sabtunya, de ell el.

Sampai teman teman runners Bogor pun saya whatsapp pada  ngga bisa. Huaaahh.

Anyway to make it short, ada yang mau latihan MTB plus lari trail di Hutan UI.  nge-brick istilahnya. Dia mau ikut Tanjung Lesung Trail Triathlon. So, hutan UI it is yang pas buat latihan. yes, dalam komplek universitas terkemuka ini. awalnya saya ragu sendirian (soalnya kawan saya mau MTB-an dulu), tapi ya sudahlah…hutan di UI ini. markanya jelas, dan hutan dalam kotapun.

Masuknya dari depan FTUI sanaan dikit. dulu adik saya kuliah di sana (dan saya suka antar jemput dia), jadi masih agak familiar sama komplek itu. 

Satu loop cuma 7.5 K cocok banget buat saya yang sudah hiatus hampir 1 tahun setelah Messastila Half Marathon. 

And I didn’t regret it that I finally drag my heavy butt to have 1 hour trail run!


Karena teman saya telat bangun, jadinya telat berangkat, dan telat pula waktu janjian yang sudah disepakati dan  saya juga malas nungguin dia, saya lari sendiri saja duluan. Dengan alasan di atas, kemungkinan besar tidak akan nyasar, marka track jelas.

lucunya, banyak yang sepedahan kasih muka prihatin sampai komen :

Mbak, berani sendirian di hutan?”

“tau jalan ngga?” 

Ish! ngga tau dia saya alumni BRomo 30K, Messatila 21K dan Halimun  Salak 11K

*congkak*

*padahal race tersebut status saya DNF atau lewat COT*

Hahahahha

Padahal yang jalan santai di hutan bawa keluarga juga banyak sih. macam di Eropa aja wisata ke hutan. 

Anyway, saya belum puas. kelar lari cuma dapat 5K, gampang banget cari jalan potong. ketika saya ketemu teman saya, dia malah baru mau mulai sepedahan. Padahal saya masih ingin 1 loop lagi tapi malas nungguin blio sepedahan.

Plantar saya belum sembuh sih, tapi yaaa! kangen nge-trail!!!! sentul, I’ll be back sooon! 

Ayo Tina atau Mbak Dita temenin saya! diam diam kalian baca  blog saya ternyata! Hih! Kadang penasaran, siapa teman saya in real life (bukan yang kenalan gara-gara ngeblog) baca cerita si kiky ? Hehheheh 

back to Sentul!

Beberapa waktu terakhir, saya merasa kembali ke titik rendah hidup saya. Penat! Sehingga sepertinya saya membutuhkan udara segar (literally!) 

Saya pernah cerita di sini,  sarana ‘komunikasi’ saya sama The Almighty adalah ketika saya lagi trail run. Saya, suara alam dan Dia, kerap lebih ampuh dari sujud panjang selesai sholat.

Akhirnya, hari minggu lalu saya kembali ke Sentul, rute trail beginner Km 0 – Pondok Pemburu. Sekitar 10km pp.

girl in red


Bukit Hambalang. Never get tired of this view


Rindu Tanah Basah 😉

Sudah lama sekali tidak ke Sentul, terutama rute Pondok Pemburu. Terakhir ke Sentul bulan Agustus sepertinya itupun cuma sampai Bukit Hambalang. Bulan May ke rute yang lain.
Kemarin, tidak seperti biasanya, jalan ke Pondok pemburu banyak rintangan, banyak tanah longsor.

Mungkin bulanan musim kering menyebabkan akar pohon melemah, dan ketika hujan lebat, sang akar tak kuat menanahan laju air. mungkin!

Di tengah jalan, saya bertemu seorang ibu. Sepertinya sedikit lebih muda dari saya. Kami hanya berdua, teman saya sudah jauh di depan.

“haduh, teh. longsor tanahnya. kebun saya hancur deh”  berceloteh dengan logat Sunda yang kental. Sembari melihat ke kebunnya di atas. Dua – tiga meter dari jalan.

Saya hanya tersenyum miris sembari melihat “campuran” stek batang singkong dan tanah basah. Lahannya hancur! sebagian. Jalan setapak menuju Pondok Pemburu hanya tersisa untuk 1 kaki. Biar kebayang, betapa parahnya longsor.

“Mau ke Pondok Pemburu ya,Teh? olahraga? hati hati ya!” Lanjutnya lagi ketika saya permisi minta jalan.

Saya tersenyum tambah getir. Walaupun “mesin uangnya” hancur, dia masih sempat mendoakan saya!  Tiba di Pondok Pemburu, lara saya sedikit pupus. berkali-kali ke Pondok Pemburu, kemarin cuacanya paling bagus! cerah namun tidak panas.

 

Shoe-Fie!

Sayapun tiduran di rumput, hal sederhana yang menjadi mewah karena tinggal di TangSel dengan lahan rumah yang sempit dan ketiadaan Taman Kota. Semua lahan kalau tidak disulap jadi perumahan, ya ruko. Memandang langit biru, kiri kanan pohon pohon dengan semilir angin serta suara decitan burung.

sometimes the best thing in life is free.

Setelah itu saya beristirahat di pondok pemburu.  Di sana kami bertemu beberapa trail walker dari Korea yang sudah berumur. tapi masih sehat. Sebagian dari mereka bisa berbahasa Indonesia dengan sangat baik. Mereka membawa bekal sendiri berupa Kimchi dan sayuran. Konon mereka mau melanjutkan di Cisadon atau Bukit Malang. saya malah belum mendengar rute Bukit Malang. -__-

Ah, mudah mudahan  ketika saya seumur mereka, saya tetap sehat , tetap bisa nge-trail seperti mereka. Saya berjalan kembali ke Km 0.

Menikmati kesendirian saya, kepeleset di tanah basah, sembari mendengar suara aliran air, dahan pohon yang patah serta bunyi bunyi serangga. Atau ntah suara binatang apalagi.

Saya bertemu lagi dengan si ibu, yang dengan semangatnya merapihkan kebunnya yang rusak dengan parang dan cangkul.

“eh, udah balik Teh!”  teriaknya dari atas. Suaranya riang.

Kembali saya tersenyum getir, ah! merapihkan rumah tempat saya berteduh yang sangat layak itu saya suka malas!

“Hati hati jalan pulang, teh! minggu depan datang lagi ya! nanti saya bersihkan longsornya”

Ntah siapa nama si teteh. She just teach me a lesson. “Mesin uangnya” hancur, dia seakan tidak peduli. Just fix the mess, life goes on for her, rejekinya sudah dijamin!

Air mata yang sudah saya tahan tahan sejak pertama bertemu blio lebih dari sejam yang lalu akhirnya tumpah juga. He gave me the answer again, to fix my mess!

update: 

akhirnya saya cerita kegundahan saya ke teman SMA. ini komentar salah satu dari mereka:

ki…planning kadang ga sesuai kenyataan…tp tetap syukuri apa yg kita capai smp skrg ini…dan buat planning lagi….

Pancawati Trail Run (not race) Recap

@penny_sito si polwan kece nan setrong nge-tag gw di IG!

Asik! Ada acara fun trail not far from Bintaro! Ngga pakai pikir panjang, saya daftar donk dan meracuni orang lain pastinya. Paling gampang di racunin siapa lagi kalo bukan maktin dan valas lalu rekan kantor KetKet and Amel plus their spouses! 😀
Pendek kata, gw ngga mau nginap! BOKEK SUDAH DIRIKU!!!! Dari bulan september nginep tiap bulan di hotel :((

Fun trail ini ditujukan untuk galang Dana. Ada wakil Indonesia akan bertarung dalam Ultra Trail Du Mont Blanc.
Race ini — UTMB— ngga sembarang race, perlu pakai point untuk daftar biar peserta jutawan juga.

Pointnya sendiri didapat dari…ya race-race ultra trail selama selang waktu tertentu.
Untungnya sekarang di Indonesia sejak 2014 ke atas lebih “mudah” dapat point untuk ikutan UTMB. ada race seperti mount rinjani ultra, Gepang Marathon, Bromo Tengger Semeru Ultra apalagi ya? Gitulah. :Du

Beberapa tahun lalu, ultra paling dekat kayaknya TNF Singapore, TNF Hongkong sama ultra trail Kinabalu.

Jadi kalo  liat website race-race itu ada tulisan

100K : 3 point,

70K : 2 point

itulah gunanya point kalo finish sebelum Cut Off Time.

So, fisik kuat ama duit banyak aja belum cukup buat ikutan UTMB! Ada rangkaian keringat dan air mata di dalamnya! #halah!
Anyway, wakil Indonesia yang akan berangkat namanya Fandi Achmad (agi)
Lanjut..

Where are we?

Ah ya! So, sabtu 13 Juni 2015 saingan ama maling, gw dijemput valas, lalu jemput Maktin, ngambil Ira di Fedex off we go to Pancawati, Ciawi!
I slept most of the time! Zzzzzz. Jam 12 pas Cinderella pulang gw malah bangun!

Kayaknya sempat nyasar deh hahahah, gw tidur soalnya.

Sebelum shubuh udah sampe di balai desa Pancawati. Sejuknyaaaaa….Lanjut tidur bentar, emang lebay juga kita jam 1 pagi sudah berangkat

On this Fun Trail there were 2 categories, 7K and 16K.
We (ofkorsssss- being over confident we are)  opted for the later!

Jam 5.30 dikumpulin dulu kita pemanasan yang dipimpin langsung sama Mas Fandhi. Gw sempat ketemu Jurian dan Paul.
Jam 6 teng start!

It’s suppose to be fun, but it’s hilly area. So…

Nanjak

Nanjak

Nanjak

Trusssssss…..


Awalnya gw sok-sok

“Ah, ngga mau foto foto! Gw mau push my limit! Kelar ngga nih 16Km within 3 hours”

Nyatanya…

mountain called, so we came back

Masya Allah! Sampe terharu gw liat pemandangannya!! biar ini bukan race, panitia tetap ngasih water station lho per 4km!
Here’s first water station

water station with a view

Sampe   until another 1km ahead, Ini rute perkebunan menurut brosur, after this we will run walk in forest! THIS is the hardest track! Slippery! Harus pegangan ranting beberapa kali, paling oke bawa walking stik sih! Some of participants pake dahan eh ato ranting sih buat dijadikan walking stick. One of the participant fell right in front of my eyes! Di kubangan air pulak!

Gw pun kepleset beberapa kali! Nevertheles, ngga mengurangi serunya trail kali ini!

After second water station, KM 8 that is, time to make U-Turn and down hill most of the track!
And this was my favorite track!

Gw bertiga sama KetKet dan Valas ganti gantian jadi model Victoria Secret  ala Trail Magazine #ngarep!

Pokoknya kita gantian foto foto lah! Tiap 20 meter berhenti kayaknya 🙂

Sampe rute tanah yang agak keras, sepatu gw mulai ngga nyaman deh. new balance trail! keras tumpuan kakinya. Time to have a new one? #eh

Untuk 16Km ada 4 water station. Aqua, pisang dan semangka! Ishh! tjiamik bangettt!!! Kayaknya yang kita dapat lebih dari yang kita bayarkan deh! Keren!

after the Last water station, we went to asphalt road again. It was like the last 1.5km I guess. Makin ngga nyaman pake sepatu NB trail di aspalth, I walked most of the time tho! Karena bukan race rasanya pengen naik ojek! Ngga dibolehin sama Ketket dan valas. -__-

Passing Santa Monica Hotel where ketket stayed, made a right turn, we were heading to balai desa again!
Lalu berposelah seakan akan finish UTMB jugaaaa

*fotonya di panitia, belum dapat*

*eh gw ikut CCC100 dulu lah*

*yakali*

Peserta dapat buff lho! Tjiamik banget deh!!!


Asli kelar trail ini I think I could eat a mountain!!!

It was 9 am something gw makan nasi lengkap dan lauk pauk dan sayur!! Ada  yang jual di balai desa.

Thing I’d never do before 11 am (biasanya) !!! Dan sepertinya gw ngutang deh, lupa siapa yang bayarin.
Anyway, Thank You derby trail!

And a very best luck for you Mas Agi!

Make Indonesia proud!!

Plank, squat,lunges juga biar seteronggggg! (Read: strong)

Where to go on weekend (part 1)

besides Mall, of course!

Admit it, this greater area is lack of open space! Lahan nanggur lebih banyak dibangun bangunan komersil! Takut miskin kali yaa pemerintah kita?

Anyway, i bought BIB 15k Gepang Marathon, for a race that held on May 2nd 2015.  So I was looking where to go for hilly pratice. Well, it will be another run in Sentul area of course but I’d like to try different route!

I’ve been reading about Leuwi Ijo waterfall, so i picked this place for a hilly training. There went I spent my weekend on end of April.

Note : Please notice this is an asphalt road! So you can skip the running/jogging/walking part if you don’t want to :)) in this case you can tug along your children in your car!

Route :

We parked the car as usuall, Taman Budaya and heading for Jungle land area than turn right. After intersection, choose left side. That just go straight ahead.

View is goooddd! Laf laf laf…


And also notice the road is narrow And very hilly, up and down and down and up and up again! Sooo tiring!

There will also MANY little beggars along the way! Prepare some “uang kecil” if you’re kind harted enough to give them charity! Or else, bought pencils, pens and buku tulis might be better!

After 11km you have to park your vehicles (including 2W vehicles).Than you walk trail like 10 mins and have to pay enterance fee. It was IDR 10K / person if i’m not mistaken.

There are two point of interest Curug Barong and Leuwi Ijo itself.

Gw yang kala itu lagi pissed off sama seseorang, bawaannya kesellllllll aja selama 11km itu. Kasihan dah maktin ama valas, dijutekin trus.

Sempat ngga mau ke Curug Barong alasan capek di rayu Maktin ngga mempan sampe tugas jaga tiket bilang

“Jalannya ngga jauh kok, lebih pendek daripada dari depan (tempat kendaraan parkir) ke sini (tempat jaga tiket)

I finally said yes and my energy came back and i could hear Maktin said

“Hmm nyawa dia balik liat tanah ama tanjakan” 

After 10 mins walk i can see the sound of waterfall! Aihhhhh…….Six kinda of love, LOOOOOOVE!

big Stones


surely took a lot of pictures!

A while after that, we went back to ticket entrance and head for  the second place, Leuwi Ijo
Honestly speaking I don’t really like this place! too many people, and they threw garbage to the river!!! Hate it! But apart from lousy people and garbage, view is surely great!

IMG_3080

IMG_3086

oh btw, during this trip, we took local guide under age along…

IMG_3085

we don’t really need local guide actually, kayaknya yang jaga ticket  nyuruh nib anak biar ngga ikutan minta-minta sih…

Going back to Taman Budaya again, and we took es kelapa hijau of course….then...sewa ojek aja buat balk ke TamBud. =)) it cost IDR 50K. Kalo lebih dari 2 orang mending sews pick up ago nebeng! tapi ngga nemu kemaren!

anyway, after careful thought, I  cancel my 15K Gepang Marathon. I was lack of practice and my friend from Multiply.com, Lenny got married on that long weekend. I’m not sure of conquering Gunung Gede less than 4,5 hours anyway! tough route! so i went to Wisata Alam Mangrove! There will be next post! off to bed now!

Easter Long Weekend

My cousin came up with an idea of a staycation in Puncak! gee…honestly speaking, I can’t even remember when was the last time I visited this place, a-3 hour-of macet from Jakarta TangSel! I hate that buka tutup road close system! Somehow, it worthless for me! heck, anyway, I’m busy with my coming Triathlon Training Plan, why don’t I just ditch the TP for a while and spend times with my kiddos.

So, me, my kiddos, my 3 cousins and long-time serviced Mbak Rum spend a stayCation in Gunung Mas.

We went not really early around 6.30 am, and arrived at Ciawi Exit Tol at 8 am and…u-huh! Road to Puncak was closed. So we had to wait for another 1.5 hrs. Gee…this what I don’t like about going to Puncak on weekend.

After the road was available again, off we go to our first stop. The famous CIMORI restaurant. This was me and my kids first visit. I love this place, a six kinda love, LOOOOOOVE! 4  stars of out 5!

IMG_2644

The food is good, drinks, the ambiance, the price for me is all worth it! Then off we go to Gunung Mas and spend macet-macetan on the road! Meh. Lucky, Boris was the driver. this baby cousin is very patient!

When we arrived at Vila Gunung Mas, unfortunately there was raining, so nothing much we can do as for me, I took a nap.

Hours later before heading for dinner, we had our sholat Magrib at the famous Masjid Atta’awun Puncak. Eventhough, it was raining, the sky was beautifully painted by its creator! Masya Allah! I could see the sunset!

Then we had dinner to seems-everybody-is-coming-here restaurant, Bumi Aki. I never been here even I had seen this restaurant since I was a kid. I don’t why, may be it is because when it come to food, my parents aren’t not the type of trying new things. They always stick for Rindu Alam :))

IMG_2675Since it was long weekend, full board restaurant, the slow service is expected! But heck, my opinion never complain to ones who served your food! you never know what they did to your food after harsh complain ;)). Food was oke and it is very affordable! oh me like it…the down side thing is only when I asked for Capucino, it was sachet :(( from Torabika I guess. Not the homemade Capucino! No wonder this restaurant ramai selalu!!!! 3.5 out of 5!

Wake up next morning very early, as in front of our room ada Perayaan Paskah. yes! start at midnight! Saingan2xan nyanyi Gospel sama Azan Shubuh! Seriusan! ah…speaking about toleransi you guys…=))

Anyway, while kiddos were still sleeping I took my morning run! Man, it was loveable!

IMG_2714Another 1 hour, I came back to take my kids for walk. They already had their  foto-foto session and morning walk with Paman and Bibi-nya =))

Out Of Topic : what is it with you guys? I love the words Paman, Bibi, Pak De, Bu De, Bu Lik, Mak Tuo, Tulang, Namboru, etc than “nte, auntie, ontie, uncle…PUHLEEEASSSEEEE !!!!  =)) Sorry, it just me 😉 no offense for you yang maksa-maksa minta dipanggil auntie,uncle, bla bla , it’s your right tho!

Anyway, as planned, my kiddos wanted to take horse ride. They were here 7 years ago I guess for a horse riding. Too small to remember! 1 hour ride is quite expensive, eh….IDR 200k per horse. Gee…udah ditawar ngga mau pulak. Sutrahlah!

So when kiddos on horse, I done my running trail again!

IMG_2738When we came back, i couldn’t find my cousins at hotel! asli gw murka semurka murkanya…mana batere habis! pheww…

I borrowed mbak tukang indomie, mobile phone, called my sister at home to contact our cousins. Pas ngomel2x, sampe habis pulsa si mbak Lulu, si tukang indomie! tapi ketika gw balik kamar, Hp dicharge, gw bellin pulsa sih si mbaknya. Ganti Rugi :p Ma kasih ya mbak lulu…

Anyway, after my cousins get back to the our room, another drama! We couldn’t open the door! HALAH! poor maintained out dated hotel Hmpphh…it took 1 hour even for the staffs to open our room! We took a bath and checkout to save our time from this macet-macetan on the way back, We took alternative road tho, pokoknya keluar Ciawi. Yang ngeselin, tiap pengkolan preman-nya banyak! And seems they really expecting our money! hmpppttttt!!!!

We had lunch at Sentul, I forgot why we came up with this idea, at Desa Gumati! Oh em GEEE….slow service, tasteless food, dirty place! pantessss feeling gw ngga enak! When I posted this in my PATH timeline, surprisingly many of my friends had uncomfortable experience as well! since a decade ago! whoaaa…hebat juga belum bangkrut! -___-

Then drop Boris and Anggun at their apartment, drop Nanda, we’re back to Bintaro, it was raining… and we couldn’t get in to my dad’s house since…banjir booo! Halah!

So, that’s my story! What did you do for Last Easter break?

Tahura Trail Run 2015

Seperti yang gw cerita di sini, we were back to Bandung to do

our 3rd Race together,

my 2nd Trail Race,

1 st Race in 2015. 

Tahun lalu gw daftar 10K namun gagal hadir. Tadinya gw sempat mikir pengen ambil HM hari Sabtunya, akibat susah move on dari BTS 30K  Indahnya ibu pertiwi ini….lalu besoknya ambil family 6K sama anak-anak. Tapi kayaknya malasssssss yaaa long run lagi.

Ternyata abang sepupu gw yang tinggal di Pekanbaru ikutan race ini juga, blio ambil Half Marathon. Tadinya mau janjian ketemu (kita terakhir ketemu 1999! :p) di Tahura pas dia kelar race gw ambil race pack. Tapi karena KetKet and Topik datang duluan ke Bandung,they helped me with the race pack.  They took 17K, KetKet first trail race. Hasil sikiky’s bootcamp juga mamak anak satu ini. Berkali kali gw siksa nemenin gw ke Sentul dan selalu mau aja gw tipu *pissss yoooo*

Niwei, we stayed in Jayakarta hotel, hamdalah di upgrade ke suites. Ngga perlu sempit-sempitan deh! And as I promised my daughter, Oktober lalu, iyesss…situ boleh belanja di Rumah Mode deh! Dianterin Lina, temen kantor gw yang lagi mudik ke kota kembang ini. Haslik, bokek gw!  Malamnya sempat ke Caffe Benne juga di Dago. aih, ai laik dis cafe a lot deh! Suka banget sama Mint Latte-nya. Sukanya lagi karena dibayarin Lina #eh

2015/01/img_1111.jpg

2015/01/img_1104.jpg

Anyway, drama sebelum tidur si adek kena sariawan gitu. agak-agak malas makan, gw kasih vitamin C aja.

besok paginya berangkat jam 6.45 walo start 7.30 untuk Family category and hotel ama Tahura sebenarnya cuma 2,5 km. takut macet cynnn! Pas mau ke luar hotel, gw liat pasangan suami istri dengan attire mau perang, eh, trail race. Kita angkut ajah. Aslik, gw lupa nama mas-nya. Nama istrinya kalo ngga salah sih Miza or Missa gitu. Orang Jogja kerja di Balikpapan! gw pikir abang gw doank yang kerajinan datang dari Pekanbaru ke Bandung. Turn out , I was wrong again.

Pas turun dari mobil, lihat dua sosok yang gw rindu-rindukan *apasih* Om Vecky dan Mita! wooohooo…Mita ini, yang setempat tidur ama gw BTS 30K kemarin! yes, they flew all the way from Surabaya.  Pas juga ketemu Chia, tentulah foto bareng kitah. Ntah mengapa ketiga hamba insani jagoan nge-trail ini ambil 17Km. Mita finsiher RAR lhooo! warrrbiasaaaah!

2015/01/img_1201.jpg

Yah begitulah, reuni dengan runners lain yang jujurly ngga banyak gw kenal *heheheheh*. Sempet ketemu Pak Adi , pegawai  BII kenal pas di HM di UI, terkahir ketemu pas HM Jakmar kemaren, he didn’t finish his first FM tho! Ngga banyak Bintaro Runners yang ikut, in fact cuma gw, Chaidir sang ironman yang HM juga kemarennya 10K, Paipo ambil HM  and si bisep ambil 10K

Start jam 7.00, 17km mulai. Om Vecky sempat bilang “jangan pulang dulu loe, tungguin gw!” bah!

dan….flag off 2 category berikutnya lebih cepat 5 menit aja gitu….

anyway..

IMG_1127Sama kayak Februari tahun lalu…si adek melesat duluan aja gitu….*wooot*. Bah! cita cita gw jalan santai plus tafakur alam sama anak anak GATOT! Gagal total. Mana si kakak drama pulak. Itu seluruh attire yang dia pakai punya gw! -___-

Terus, doi pake rok yang pas lari ternyata  agak kegedean *yaeyaaalahh* Ya sud lah, kita jalan-jalan lari kecil sajah. Sementara adek udah ngga terlihat lagi.  Rutenya, tentu saja di Tahura bercampur sama pengunjung lainnya. Water station tiap 2-3 km gitu kali ya. Gw sendiri sih (si kakak dink) bawa hydropack dan hand bottle dari Nathan.

IMG_1160Serulah, I like trail running! Rutenya dari start menuju Goa Belanda itu (?) terus lewat jalan setapak yang mendaki menurun mendaki lagi menurun lagi dan seterusnya.   Sempat juga ketemu Mr. monkeys. Banyak banget keluarga kecil bawa balita-nya. Komentar anak balitanya juga suka lucu dan menghibur. Pas gw di Km 2-an gitu kali ya…udah ketemu potensi pemenang kategori 10K aja. Ngesot dikit udah ada potensi pemenang kategori 17Km yang hamdalah, orang Indonesia semua :). Gw juga sempat ketemu Idir yang kira-kira di posisi ke 6 ato 7 lah buat 10K.

Pas on the way km 3, penangkaran rusa apa ya namanya, gw ketemu si adek. gw suruh tunggu, adek nolak “males ah, kakak lama!”. mzzzzzzzzttttttttt….

Dan ada anak muda gw inget banget namanya Megan bilang “adeknya saya jagain aja tante”. tawakal aja dah gw, anak gw on good hands -__-. gw lupa tukeran no telpon mbak megan ini, tapi kita semua emang dilengkapi road ID sih kalo pergi-pergi.  Termasuk papa juga beliin.  Kalo liat race result sih, yang deket sama si adek waktu finishnya namanya Megan Nandia. Duh, adik cantik, ma kasih banyak ya… I owe you!

IMG_1166

Terus pas km 3 check point, kita di kasih gelang. There goes the steep slippery hill, Ini gw mikir si adek kepeleset ngga ya pas di sini! (foto kiri bawah). Pas sudah 5,5 km agak beda sama rute datang, kita diarahkan ke kanan dan….haishhhhhh ini kok ngga sampe sampe sik! sementara gw udah yakin si adek kelar, gw masih harus motivasi kakak.  meh…

Lalu tetiba ada peserta 17km sok akrab negur gw “wah ketemu lagi kita. hayuk dek, dikit lagi. Adeknya mana?” gw sempat mikir doi siapa…ternyata yang tadi pagi gw angkut. Bahhahaha kacau juga memori nih!

Hampir 2 jam, selesai juga gw dan si kakak menyelesaikan rintangan ini. Pictures taken by Bella, from Bandung Branch. Thx yooo! Si kakak terlihat lelah! -__-

Based on Garmin it said 7.20-an km instead of 6km. Bonusnya banyak aja ya…..

Pas gw finish mbak Ina Budiyani juga finish (17km). She won the first place! Padahal seinget gw baru kelar NusantaRun 3 minggu an yang lalu lari dari Bogor ke Bandung 120-an km. Sakti yeeee

I was in rush nyariin si adek. Area finishnya rapih banget menurut gw. Di pagarin, jadi begitu kelar  race ngga ada hallmark moment biar ngga banyak orang berkumpul. Peserta harus jalan lagi buat ambil air minum, pisang, dan jalan lagi ke depan untuk ambil medali. Lalu gw melihat adek duduk dekat tenda medali ditemanin Megan dan kawan-kawannya Jadi kalo kategori family semuanya harus hadir buat tuker medal, buktinya dari gelang yang disematkan pas check point.

dan akhirnya gw ktemua juga sama Uda Engga, abang gw itu. hahahhahah doi balik lagi biar ketemu sama adek dan keponakan yang belum pernah ketemu sama si Omnya ini.
2015/01/img_1279.jpg

I broke my promise, gw ngga nunggui wakil Mad Demon Surabaya a.k.a  om vecky and Mita. Sorry yak!

Rush back to hotel to have breakfast (ogah rugi), anak-anak sempat renang dan check out dan….Rumah Mode lagi kakak!!!!

Baju si adek yang gw beliin yang gw kira pas ternyata nyari kekecilan yang gw kira masih kegedean malah pas di badan! gee, i forgit he put on weight!

There goes our first race in 2015! More to come