(Rusia Trip) hometown of the Romanov

On Sunday, during trip to Petergof, I decided that I had to skipped St Catharina Palace, another beautiful palace in Pushkin.

I feel tired but I need time to see the city, get lost, more talking with my kiddos. I realized I’m getting old, they’re getting big and in the next 3 years, one of them will leave my house so does her brother in the following year. *sniff sniff* back in Tangsel, i’m busy between house chores and works, they’re busy with schools, including weekend.

Our train back to Moscow, will be on Tuesday at 11.30 pm as I wanted my kids to have sleeping-compartment-experience.

Then, on Monday, We strolled Nevsky Avenue, window shopping, visit local book stores and off to the north-est part of the city to see Gazprom Arena, where one of the World Cup Match was held. This teen finally had his ear to ear smile since one of his bucket list was checked

Газпром Арена

Then we took different Metro, spending days at the park and we found out there is an amusement park next to Gazprom Arena seems more exciting rather than Universal Studio’s rides.

Amusement Park

One of my sister’s acquaintance, Amy studies here, I dropped her a message she recommended New Holland island, a park, where the local hangs out.

Then later off to St Petesburg University, just for the sake of it. Do you know Vladimir Putin was one of the alumni?

I told my son :

Me : dek, kuliah di sini donk dek. Biar bunda ada alasan ke sini lagi. ( Pursue your undergraduate study here, so I have a reason to go back here again)

#2: ngga mau ah, ngga suka.  (na’a, don’t like it)

Me :  Putin lulusan sini lo dek, siapa tau adek jadi presiden (Putin was one the alumni, probably you’ll be one too)

#2 : Mana enak jadi presiden, disalah salahin terus. Lagian bunda aja yang kuliah disini kalau mau Kan ngga selesai kuliahnya ( being President is uncomfortable, people will always blame you. Why dont you study here, you didn’t finish your school)

Me : #ngok! *facepalm*

The next day, I took my morning walk to totally different route and see the beauty of Neva River.  I love this city on Summer 😉

Unpleasant experience from our rented apartment as the clean lady didn’t show up at our agreed time.

So I just left the key on the mailbox and the owner didn’t apologize either. We proceed to station to drop our luggage. It  was a challenged for me as the locker is small another local helped me how to deal with the locker.

Kyoto station luggage room 10

St petesburg station luggage room 5

Asia wins!

After we had lunch in Nevskya area, we went back to mosque to have our pray then kids wanted to spend the rest of the day at New Holland.

I left my jacket at the locker and summer wind blew unpleasantly. Brrr….My son said, how clean the park, no one left the trash! Things barely happened in the largest muslim country in the world -___-

Had dinner at KFC Nevsky area again, my dad waited at the station, kids and I spent the rest of the evening in Loft Project not too far from the station, also recommended by Amy. It is like market for the youngster, independent brands sold their stuff, café here and there and at the roof top, another hang out place cost Rubbel 100/person.  Kayak Pasar Santa deh!

We are waving at St Petesburg sunset and proceed to the Station.

Good bye St Petesburg, The Romanov’s hometown,  don’t know when we’ll be back again! It was a pleasant stay!

St Petesburg University

Post Card anyone

Selfie during run by the side of Neva River

Sunset from Loft Project

Luggage Room at station

Loft project Roof top

Kereta Malam Argo Mulia
Advertisements

Rusia Trip : Naik Angkot di Petergof

Waktu saya menyusun gambaran singkat jadwal perjalan ke Rusia, Anggi wanti-wanti, ke Peterhof Palace ini sifatnya wajib.

Hampir saja ke skip, karena saya sudah capek banget. Rencana mau leyeh-leyeh saja di hari Minggu. Ternyata pas cek jadwal, Senin dia tutup (bukan harga naik ya! #krik) Ya sudah berangkat!

Memang letaknya jauh, di pinggiran kota St Petesburg. Sampai keluar statisiun saya cari Angkot. Yoi angkot!

Podorozhnik Card (kayak ez link di Singapore) di St Petesburg sudah tidak berlaku di sini.

Tapi berangkatnya sih, tidak menunggu pemumpang penuh -___-

Namun cara supir bawa mobilnya…ho’oh, persis supir D02 Jombang-Cileduk!

Selain naik Angkot, bisa juga naik Hydrofoil (kapal) yang berangkat dari belakang Hermitage.

Karena hari Jumat sudah naik kapal, saya ngga mau keluar biaya lagi.

Padahal sih kalo Jumat ngga naik kapal, ongkosnya sama aja hahah. Naik hydfrofoil ini Rubel 800/trip.

Anyway, begitu masuk saya berpikir, mirip mirip Istana Musim Pana Schönebrunn Palace yang saya kunjungi 2015 ya? Susunan pohon pohonnya juga mirip. Hahahah.

Waktu masuk…ya Ampun maleeehh….orang semua isinya!

Ini pemandangan kalau kita masuk melalui jalan darat

Gulf of Finland at the very end

Ini pemandangan kalau kita masuk memakai Hydrofoil.

The Palace at the top

Seluruh tamannya Indah banget, saya ngga masuk meseumnyanya karena kelewat jadwalnya. Waktu WWII taman ini sempat rusak.

Kalau capek, ada mobil / golf cart sih yang bisa tour taman, tapi lumayan mahal Rub 900 kalo ngga salah plus….tournya Bahasa Lokal. Ya ngga ngerti juga!

Yang saya suka sih, air mancur di beberapa tempat di taman luas ini.

Indah banget, Masya Allah. Perpaduan sempurna hijau, biru dan sinar matahari. Kalau lagi musim dingin, putih semua. Saya sempat cek Instagram nya Pak Albert, orang Indonesia lagi S3 di kota ini. Brrrrr, terasa kaku dan dingin.

Balik ke St Petesburg, sampai daerah Nevsky Prospect lagi.

Saya juga sempat mencicipi Donat Kentang legendaris Pyshecnaya. Yang antri panjang banget, saya pun pesan kopi susunya. Toko ini sudah ada dari jaman Soviet, 1958. Pas saya cicipin sih….ngga istimewa. Hahahaha.

lagi musim panas banyak acara dalam rangka White Night Festivals.

Dibilang white nights, yaaa karena mataharinya lama. Malam itu, ada Scarlet Sails perayaan lulus lulusan sekolah dan ditutup kembang api.

Anak saya sempat liat, saya sudah teler.

Dan minggu depannya (30 Juni 2019) ternyata ada White Night Marathon, event Marathon terbesar di kota ini. Yah!

Saya skip nih! Sayang juga sudah jauh jauh ke Luar negeri ngga cicipin race lucu lucu ahhahahah.

next time perhaps

Angkot

The Grand Cascade and Samson Fountain

Look alike?

gulf of Finland

Marli Palace at the back

Pyshecnaya

Nevsky Avenue at 10 pm

(Rusia Trip) Leningrad

Leningrad adalah nama kota ini sebelum dia berubah menjadi St Petesburg pada tahun 1991.

Ada yang nonton serial The Last Czar  ini di Netflix? Sayangnya, serial ini hadir setelah saya mengunjungi kota cantik di tepi  Laut Baltik ini.

Sebelumnya saya lari pagi, jelas… dan ada kejadian lucu. Ada dua orang lokal suami istri menegur saya dan suaminya minta foto bareng dan mencium punggung tangan saya, macam lagi lebaran aja! :D. Nama istrinya Astrid, mereka baru pulang dari Bali, hence they recognized I come from Indonesia! hahhah

Anyway, hari Sabtu 22 Juni, saya mengunjungi dua tempat turis terkenal lainnya.

IMG_5894

Church on Spllied Blood

Karena musim panas, ya jangan tanya pengunjungnya. Ramai bettt pastinya.

Terpaksa liburan high season, ikutin jadwal libur anak-anak yhaa. Harga-harga dipastikan tinggi, tapi berdoa saja, mampu bayarnya. hahahahhaha

Nah, untuk gereja ini untungnya ada Audio Guide yang bisa disewa. Seharga Rubbel 200 atau Rubbel 500 saya lupa. Saya sewa dua, untuk saya dan si kakak. Jadi si kakak cerita ke kakeknya, saya habis dengar cerita ke adiknya. hahahhah biar irit.

Yang namanya gereja di Rusia ini (mungkin di negara Eropa lain) memang indah sekali ya. Saya terkagum kagum dengan lukisan di seluruh dindingnya sampai ke atap. Menurut audio guide, dibutuhkan 20 tahun untuk menyelesaikan semua gambar. Dann….ternyata bukan dilukis lho! Ini mozaik! dari ribuan batu batu!

IMG_5899

Mozaik inside the church! 

 

Sama seperti Mesjid St Petesburg, gereja ini pernah menjadi gudang logistik ketika perang dunia kedua. Jadi jangan senewen ya 😉  In fact, seluruh tempat peribadahan memang dijadikan warehouse atau ward untuk menunjang perang.

Kami sempat main-main di taman sebelah gereja ini. Duduk menikmati angin semilir, ditemani pohon rindang, udara bersih, hal yang mustahil di Jakarta.

Lalu naik bus kami ke HERMITAGE the WINTER PALACE. 

IMG_5931

Winter Palace

Nah, kalau nonton serial ini, banyak sekali screen-screen yang diambil  menyerupai  Museum paling besar sedunia ini.  Konon film serial itu syutingnya di Amerika, bukan di negara asal.

Di sini saya kesal banget, karena kebeli tiket dua kali! Saya tidak baca pentunjuk, keburu keluar di museum kecil lain (semacam Museum Nasionalnya). duh! Masalahnya masuk museum di Rusia ini lumayan mahal. Saudara saya malah waktu ke kota ini tidak masuk museum, cuma foto foto di depan saja. Kalau saya, merasa sayang ya…cerita indahnya adanya di museum ya, walau bisa baca di Wikipedia juga sih, tapi bedalah kalau liat sendiri.

Saya menyewa audio guide lagi. Kalau di sini lumayan mahal, Rubel 2000 sekalian uang jaminan (takut hilang kali ya) tapi dikembalikan uang jaminan.

IMG_5957

IMG_5944

Dan…yaaaa memang indah sekali interior istana musim dingin ini. Semua yang dipakai Tsar (raja-raja Rusia) dipajang. Belum kamar-kamarnya menghadap Sungai Neva. Cantik deh, pakai banget!

Dan sebagian ruangannnya dipakai juga sebagai ward jaman perang! whoaa!

Karena besar sekali, kami makan siang di sini. Isi perutlah, lapar banget! ada di lantai bawah. Kelar makan siang, udah lelah. Akhirnya pulang. Jadi kalau mau semua ruangan dikelilingin harus dari pagi benar!

ZfgO3sf8Q3ixQUc30x+TaA

Hari berlanjut, karena saya dan si kakak nonton Ballet di Mariinsky II . Pertunjukkan Anna Karenina. Hebad ih orang Rusia, tidak ada yang sok iye IG story! Semua menikmati pertunjukkannya.

IMG_5976

Paling atas – Kelas paling murah artinya hahahahah

  And of course, a good thing about Summer, long day, sun set later! The show finished at 10 pm, we took bus back to apartement and still had time to stroll around Nevy Prospekt!

IMG_5984

Kazan Kathedral taken from Bus at 10 pm

Lucu juga sepulang dari sini ada teman tanya, aman tidak malam-malam di kotanya? yahh…mana tau ya…terang benderang soalnya selama di sini hahahhahah! Bangun jam 3 pagi saja sudah terang!

Kota paling utara…

….yang pernah saya kunjungi.

Tapi bukan paling jauh, masih lebih jauh Tangsel-Paris. 😉

Anyway, waktu ada penembakan di Christchurch, New Zealand, sama seperti jutaan orang di dunia, muslim dan non muslim, kita patah hati! New Zealand, negara yang aman damai, ada kasus seperti ini.

Yang bikin sedih dan kepikiran, saya rasa sama dengan ribuan orang tua lain, kalau jalan jalan tetap mengusahakan Sholat Jumat. Kebayang aja, seandainya sedang ada pelancong, lalu tertembak.

Saya sempat deg-degan sih. Hehehehhe. Tapi namanya wajib ya! Saya antarkan anak saya Sholat Jumat, di Mesjid St Petesburg.

Ini saya copy caption saya di IG.

img_8596

 

The largest mosque in Europe outside Turkey. The construction was permitted by Tsar Nikolay II himself in 1907, built in 1910, by the labor from Southern Soviet ( Kazakhstan, etc)

It turned into logistic building during world war II, not until in 1956, Soekarno, the first Presiden of Indonesia asked Nikita Khruschev to turn the mosque back as it supposed to be. Within 10 days, it turned into a mosque again. Hence, it is also known as Mesjid Soekarno.

The mosque had major renovation in 1980’s.

Dikutip dari berbagai sumber

img_6286

Mesjid Soekarno

Ini kedua kali anak saya sholat Jumat di luar negeri. Di Rusia, adzannya sampai dua kali dan khutbah menggunakan bahasa lokal 😀 biar sama sama Islam, kami jadi tahu ada perbedaan mazhab. Jadi ya,ngga usah ribut kalau ada perbedaan! 😉

Selama Papa dan anak saya sholat, saya dan kakaknya menunggu di taman. Cukup surpirse juga ada beggars atau pengemis. Where do they live? How’d they survive? This country is soo cold! They asked money, then my dad said “No Rubbel” they replied “Dollar” meh!

 

Kami makan siang di restoran halal sebelah mesjid, runs by a Pakistani.

img_5758

Kebab and Kefir

 

Lalu kami ke sebrang Mesjid, ada obyek wisata Peter dan Paul Fotress, benteng pertama kota St Petesburg, dibangun tahun 1703 dan pernah digunakan sebagai penjara.

Alih-alih balik naik Metro, saya kepikiran mau naik kapal. Boat Cruise, Venice of the North .

Ingin banget wisata naik kapal waktu ke Praha 5 tahun lalu, ngga kesampaian. Hahahahah

Jadi St Petesburg ini, dibelah oleh sungai Neva, yang menjadikan kota ini terdiri dari “pulau pulau” kecil. Cantik deh. Sungai Neva ini juga besar banget, sebesar sungai sungai di Pulau Kalimantan.

Tapi ternyata saya nyesal karena tour ya bahasa lokal. Bah! Ngga ngerti.

Peter and Paul Fotress

 

Peter and Paul Fotress

Boat Cruise

Boat Cruise