#flashback Danau Toba

HEAVEN ON EARTH

Gara-gara teman dari Bintaro Trojan Runners divisi Srikandi a.k.a Trojanwati lagi planning mau ke Medan (mungkin Danau Toba), gw sampe nyari foto-foto gw waktu ke Sumatra Utara training di Medan  lalu akhir pekannya mennyempatkan  ke Danau Toba di tahun 2007 tahun silam.

Ternyata waktu itu gw nulis recap perjalanan gw di Multiply.com yang sudah almarhum itu. Termasuk foto-foto gw posting di sana. Ah, sedih. Males nge-back up. 😀

Anyway, as I browsed the picture, oh my Godness, God must be smiling when He create our country! Pictures surely don’t justify!

Kata Mbak Agnes di group Trojanwati, sayangnya (ok, harap maklum ) tahun lalu blio pulang ke kampung Bang Dedi, suaminya , daerah wisata ini pun ngga bersih-bersih amat cendrung jorok. Hotel pun dikelola seadanya. hadeh…masak tunggu Holiday Inn, Novotel, JW mariot ngelola resort di sana 😦

Still, we both agree,  it’s a must visit place! 

Seinget gw, hahahahha. Dari Hotel Danau Toba Indah  kita nyebrang dari Ajibata ke Pulau Samosir. It took about 1 hour. Then we stopped by at Museum Batak in Pulau Samosir. Instead coming back to Parapat then pematang sintar, Tebing Tinggi, then Medan, I took re-route. Pangururan – Tele – Dairi – Kaban Jahe – Brastagi then Medan. Jauh boooo dan lebih lama! Tapi viewnya bagus pake BANGET!

Enjoy the pictures

DSC_0154

boat to Samosir

kiddo#1 was 3.5 yrs

kids of Samosir

on the way from Pangururan to Tele

Advertisements

North Sumatra trip – Wrap UP

 


this time with pictures 🙂

Minggu : a hard to say good bye to the babies, precious #1 crying when she saw me leaving. take 10.50 am flight by Garuda telat dikit, arrived at about 13.30 pm.

Seorang teman dari divisi yang sama namun Desk Medan, Acay a.k.a marwato pick Arif and me at Polonia medan, then…we’were heading to Brastagi! It took 2 hours to get there,spend some couple of hours…naik delman mengitari jalan utama, beli oleh2x buat anak2x kantor, tentu…foto2x.

ada seorang Ibu rada galak juga pas gue ambil gambarnya, minta duit doi…langsung kabur aja gue (entar fotonya upload lagi..)

Had Bawal Steam for dinner at Restoran bintang back in Medan.

Senin : mulailah training yang panjang itu, tentu ngantuk…ternyata cuma ada 2 bank, bank gue mengirimkan 18 personel dan satu lagi bank plat merah yang cabangnya telah mengakar sampe tiap kecamatan di Indonesia mengrimkan…errr…100 orang ada kayaknya dari seluruh Indonesia, eh ngga dink, dari Indonesia timur ngga ada, padahal potensi pengembangan Kelapa Sawit hanya di daerah Sulawesi bagian barat dan papua yang paling memungkinkan, secara lahan di kedua pulau tersebut masih luas.

Selasa : training masih di kelas, convention hotel emerald

payah banget deh. Keluar lift lantai 2 langsung bau pesing,

karpetnya perlu diganti,belom jalan ke WC lantai 2 juga…persis gudang dibanding hotel bintang 4. satu orang cabut pindah hotel, untuk effesiensi waktu dan kepraktisan sebagian dari kami tetep stay.

Selesai training masih sore, seperti yang gue ceritakan, gue ke istana maimoon…tapi udah tutup gue foto2x dari luar saja…ah, andai saja bangunan ini lebih terawat.

Rabu : kunjungan ke pusat penelitian, di BUkit Sentang Langkat. 2 hours drive from MEdan.

(jalur kuning)

Makan siang juga di kebun dimasakin ibu2x setempat. Hujan yang berkepanjangan menyebabkan jalan becek dan berlumpur hampir tamatlah riwayat sepatu gue itu. Sepanjang perjalanan….ya, lahan sawit aja isinya….sayang juga beberapa paru-paru bumi sepetinya dipangkas untuk kepentingan rupiah eh…dollar deh, karena 75% CPO Indonesia diekspor. Sapa ngga tergiur mengingat harga CPO saat ini mencapai USD 900/ton!

Kamis : kunjungan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS)di Palbatu – Tebing Tinggi, sekitar 2-3 jam juga (jalur merah) dari Medan tapi ke arah selatan. Sayang PKS plat merahini belum berproduksi secara optimal, masih banyak yang idle…dan beberapa mesin, seperti lori untuk mengangkut sawit ke mesin steam agak out of dated dibanding PKS Swasta — masih didorong manual, sementara beberapa PKS semuanya udah mekanik…lebih effesien waktu jelas! Sedihnya lagi, menurut gue, Pimpinan pabrik, dia ngga gitu ngerti kondisi produksi pabriknya. Ketika diajukan beberapa pertanyaan langsung nanya asistennya yang lain…piye toh, pak?

Jumat : suara Ebony diskotik di hotel bikin gue bangun jam 1 pagi….giling! kalo terpaksa nginap di hotel bintang 4 ini, minta kamar lantai 6-7 aja deh…gue nginap di lantai 3 berisik banget.

last day of training, study kasus plus wrap up…and Yes, my babies (and the daddy of course) flew to Medan. Hubby mau ngurus perpanjangan visa India-nya.

Sabtu – Minggu : ke danau toba (lewat jalur merah terus jalur biru itu) dan samosir balik ke medan (jalur hijau)…ini seru….dua posting sendiri!

My thought : kecuali di Pulau Samosir – Kabupatan Samosir, sepanjangan perjalan di Sumatera Utara kasat mata gue melihat antara mesjid, gereja dan klenteng(vihara)selang seling, sebrang sebrangan, ato sebelah sebelahan….

Jujur, gue ngga tau apakah mereka akur atau tidak, tapi positive thinking aja iya…

What a great society! Don’t you think?