So called pay it forward

I am suffering from PLantar fasciitis since last March. But only last week I visited the doctor. I have to undergo 5 therapy.

Last night

I was 45 mins late for my second therapy *thanks to CL unreliable schedule earlier*

Desperately begging mbak Icha- the admission officer – to push whoever in charge, give me a slot – 15 mins before they (suppose to) closed their service.

Fortunately, therapist in charge agree which means she’d be late for home. She was still very friendly. 

Secretly pray these two ladies dimudahkan rejekinya, bahagia dan awet muda selalu dan dikabulin semua keinginanya yang orang2x ngga pernah tau...šŸ™šŸ½ā˜ŗļø

And I made promise, I’ll reduce my ramblings, ngomel-ngomel,, when a credit application with ”

URGENT

due date tomorrow” 

stamp arrive at my desk at 5 pm! šŸ˜›

.

Because I believe what comes around goes around šŸ˜¬

Intermezzo

ayah sayadan ibu saya bertemu di Pekanbaru dan menikah di kota tersebut. kota tempat ayah saya lahir dan besar. saya dan adik-adikpun lahir di sana. hampir seluruh keluarga mereka di sana. oh, alm ibu saya lahir dan besar di kota sekitar 5 jam dari Pekanbaru. bisa dibilang, seumur hidup mereka saat itu, ada di Pulau Sumatra.

 Pertengahan tahun 80’an, ada tawaran untuk pindah ke ibukota. Orang tua saya berangkat mencari kehidupan baru. walaupun tidak mulai dari nol, mereka bisa dibilang berjuang berdua. karena memang, tidak ada siapa siapa di tanah Jawa yang mereka kenal. Mungkin bisa dibilang Jakarta “kampung” saya, karena memang saya dibesarkan di kota ini. 

But somehow, right now, I don’t enjoy being here.

Waktu dengar lagu Ed Sheeran ini, saya berasa beda. I’m not his big fan or what so ever, though I enjoy his music very very much!
Rasanya saya ingin mudik…

Namun bukan ketempat dimana keluarga besar orang tua saya berada dan kota kelahiran saya. Saya tahu, ibu saya sebenarnya ingin saya “mudik”. 

….. take me back to when I
Found my heart and broke it here

Made friends and lost them through the years
And I’ve not seen the roaring fields in so long, I know I’ve grown
But I can’t wait to go home…

Akankah semesta merestui

tukang tipu!

Kemaren, Jumat 10 menit sebelum buka puasa, saya dapat telpon dari nomor ini.  jarang banget sebenarnya angkat telpon dari nomor  ngga dikenal (makasih lhoo telemarketing) nomor ini saya angkat Just because  nomornya 0811—telkomsel. saya pikir probably one of my friends in whatsapp group whose  number are not saved. Biar satu WA grup,  tidak semua member saya save  nomornya. Apalagi yang ngga akrab banget dan memang ngga ada urusan untuk japri, etc.

Anyway…

Ketina saya angkat, pihak sana mengaku dari Bank CIMB NIaga yang minta waktu karena ada perubahan tarif. Saya iya iya aja..

“Jadi tarif Go-Mobile mau  naik bu. Dari Rp 500/sms jadi Rp 150000 per bulan”

“Oke…”

“Ibu setuju?”

“Ya ggak lah! mahal”

“Kapan terakhir memakai Go Mobile?”

“Sudah lama engga, error terus pas login” (enakan BC* karena counter party saya rata rata pakai BC*) šŸ˜€

“Kalau jarang pakai Go Mobile mending tarif lama aja bu. RP 500/sms, bisa tetap pakai tarif lama. tapi harus verifikasi data dulu”

“Oh oke” ( saya pikir saya harus lapor ke cabang)

“Username ibu apa?”

“Nama saya” ( kurang asupan gula 13 jam terakhir, mendadak bloon)

“Iya apa? Fitri atau yanti?”

“Ya nama saya”

“Enam huruf bu?”

“Ngga inget ih, mas! Telpon nanti aja”

“Harus enam huruf nanti dikirim kode verifikasi via sms”

“Ngga inget kalo gitu” (mulai curiga, kenapa ngurusin kode verifikasi! Ish  rejeki orang shaum). Saya langsung ingat bank CIMB Niaga cukup sering memperingatkan secara berkala nasabah untuk tidak memberikan informasi username atau password atau PIN via sms. biasanya memang saya acuhkan sms ini. pikiran saya “ya kalii saya bakal kasih”

Masih maksa-maksa minta user  name, saya bilang ngga inget.

langsung ditutup telponnya.

Ish, saya langsung merinding. langsung cek saldo Alhamdulilah utuh. soalnya sempat tercetus nama saya sebagai username. oh, ternyata begini modus mereka. 

Kebetulan jumat kemaren saldo memang di atas rata-rata (hail THR!), kan mau bayar zakat, THR satpam komplek, tukang sapu, bayar2xan naik kelas, dll. ngga kebayang kalau sempat terlena.

harusnya pas sadar saya mau ditipu saya bilang aja username  saya:

tanggo satu Papa Unicorn Lantai 0

(Read : T1pu lo) :-/

Atau

Beruang Aloha November Gajah Kilo Tiga

Hehehehehhe

Anyway, 

1/ of course, bank  ggak bakal nanya username and password nasabah. kalo keblokirpun harus urus ke cabang.

2/ naik bunga aja ngga  minta persetujuan nasabah  ( pukpuk yang punya KPR), apalagi naik tarif layanan… :))

So, becarefull guys! Bisa jadi ada permainan orang dalam yang pengen fraud (it happens). darimana dia tau saldo nasabah dan informasi kalau kita jarang log in pakai Go Mobile. jadi pasti ngga mau dibebani  tarif yang one for all.

Because grass is always greener

At the other side of the fence..
My friend, Lyana sent me this last night. I also followed HONY on Instagram.

that post made me smile, and do read the comments too!

Some said that man/woman take his/her things for granted and suggested that person to be grateful, change the routine and do volunteering! (I was about to do the same 2 years ago) Because there are thousand of people out there want to switch place with her/him. a so-called-secure life. French is a difficult language and find a job in that country is not a walk in the park either.

Some could understand, why that person want to be the tourist of life. I read the comment section, there is an American moved to Turkey in late 90’s because she felt the same way too!

I could relate to the post! Ya kan May

Begitulah…

Tapi apakah kita benar-benar bisa mengendalikan hati, pada siapa hati memilih ? Saya berusaha keras melepaskanmu dari hati dan pikiran saya, tapi belum berhasil. Saya tak yakin melupakanmu akan pernah mampu saya lakukan. Kamu yang pertama dan begitu istimewa…. — words from emiralda.tumblr.com


And they say, if you can’t stop thinking about it, start working about that.