Buku yang kubaca

Okeh, saya mau update postingan ini 😉

So far, masih on track donk donk donk

Buku Kedua yang saya baca tahun ini “A gentleman in Moscow” dari Amor Towles. Jujurnya, ini bukunya Towles yang saya baca pertama kali, tertarik beli ini juga karena setinggannya yang di Moscow, pembatas buku yang saya pakai tiket terusan Metro 😀

Ceritanya tengang Count Rostov yang jadi tahanan rumah (di buku ditahan di Hotel Metropol) sebrang Teater Bolshoi yang terkenal itu. Beliau ditahan akibat puisinya yang menyinggung Broshelvik. Bahasa Inggrisnya agak sulit, banyak vocab baru. Jadi saya baca buku ditemanin thesaurus. Cuma bagus banget deh, cerita sejarah, science, matematika, percakapan beliau dengan staff hotel lain, saya sampai lupa cerita ini took place in a hotel, and hotel only.  Tapi nih, saking sulitnya bahasa,  saya lieur , masih teka teki buat saya perempuan yang dia temuin di akhir buku.

Nah, buku sebelah kanan, keroyokan cerita waktu sekolah di Perancis. Salah satu yang nulis, teman saya Ashar yang sekarang tinggal di Melbourne.  Buat bacaan ringan nunggu bus TJ, boleh lah… dua buku yang saya baca sebelumnya berat-berat.

Sampe lecek bukunya

The Remains of the Day by Kazuo Ishiguro.

Waktu saya beli buku ini, akhir tahun 2017 buat menemanin perjalanan ke Kansai. Bah! CGK – Pudong – Osaka – kyoto – osaka – pudong balik Tangsel lagi gak beranjak dari halaman 10. Akhirnya saya baca dari awal lagi. Anaknya harus ditantang dulu. Ceritanya awalnya tahun 50’s waktu Steven- seorang buttler mau melakukan trip. Isi buku sih, cerita kehidupan dia jadi Buttler di Darlington Hall selama 3 dekade. Waktu Darlington Hall lagi ada acara, lagi sibuk-sibuknya, bapak si Steven sedang menunggu maut. Wah, saya nangis bagian situ. Dia ngga bisa nungguin bapaknya karena harus kerja.

Bagian sedih lainnya, waktu dia harus memecat dua petugas rumah yang Yahudi disuruh boss-nya. Jadi saat itu, Nazi lagi bunuh2xin orang Yahudi (bet you guys know the brief history). Duh, serba salah. Padahal dua asisten tersebut kerjanya bagus, just because they were Jews.

Why do I chose this?

Ngga tau kenapa, buku pilihan saya settingannya di tahun yang mirip-mirip. Hahahaha!

Cerita dua asisten Steven, semacam diaminkan di buku kelima yang saya baca, The Boy Who Followed his Father into Auschwitz. Per hari ini baru 1/3 buku terbaca. Buku ini cerita keluarga Yahudi yang sudah tahunan di Austria, lalu tercerai berai lah pas pendudukan Nazi di Austria. Edith, harus melepaskan semua cita citanya karena dia seorang Yahudi. Padahal lahir dan besar di Wina. Saya sengaja lho ngga baca The Boy in Stripped Pajamas, mewek pasti! Cerita ini kayaknya bakal mirip mirip deh. 

Wih, kalau saya balik ke Wina lagi, harus mampir Linz deh. Camp-nya jadi tempat wisata sekarang. Dulu cuma liat Linz Hauptbahnfof dari kereta aja.

 

Saya ubek-ubek lagi lemari. Ternyata masih banyak buku yang belum kebaca ih!

Target saya, buku paling bawah bisa saya baca (dan ngerti) at least akhir tahun! Hahahahahahhaha! Is it too Much to ask? 

Guten Rutsch!

Soooo late! Hahahahah! Postingan pertama, di tahun kabisat 2020!

Saya kemarin lagi rapih2x blog, hapusin gambar yang jelek dan size-nya besar, dll dll. Lalu iseng cek “bookvaganza”! Lalu tersadar! Tahun 2019 ini cuma baca 1 buku! FILOSOFI TERAS! My Goddess ! Guilty as charged!!!

Buka akun Goodreads, sayapun terhenyak! Eh iya lhooo!

Kategori bookvaganza saya makin lama makin berkurang jumlahnya!

Akun goodreads saya, saya abaikan. Tahun 2016 saya adalah baca buku, ndak update aja!

Yang lalu biarkan lah berlalu, untuk memulai hidup baru yang lebih gemilang, maka….

Saya usahakan membaca 2 buku sebulan. So far sih on plan! Ini buku yang sudah saya siapkan

Then I got 20% discount on my birth-month, I bought two other books

Satu lagi ngga difoto. Anyway, saya baru tau, masukin buku di Goodreads gampang, tinggal di scan barcode-nya. Jadi pas saya pilih pilih buku, ya tinggal nge-scan barcode untuk tau review garis besar bukunya!

Semoga istiqomah! Hahahaha!

(Book review) Resign!

Beberapa minggu lalu, rekan se-tim saya, nawarin PO novel. yang nulis teman blio di kantor lama. Saya he-eh aja ngga tau pengarangnya siapa dan sudah terbitin buku apa saja. sudah ngga keep up lagi dengan pengarang muda, apalagi Metro Pop gitu.

Kemarin sore, bukunya tiba. Ya sudah deh, pas benar killing time di kereta.

Cerita tentang Alnarita (Rara), eksmud (eh, masih ada istilah eksmud ngga sih?) yang jengkel banget sama boss-nya Tigran. Ceritanya dia bekerja sebagai konsultan financial corporate, sering lembur, no social life selain di kantor. Terus biasalah, level grass root perusahaan cita cita utama kan Pengen RESIGN – Bonus Oke – ngga jadi resign – dimarahin – pengen RESIGN – repeat.

Jadilah di buku ini ada dialog segar antara Rara dan kolega2x seniornya, umpatan dia (dalam hati) ke Tigran, umpatan para cungpret ke si boss karena pak boss yang super menjengkelkan dan demanding.

As I told in my socmed, dari halaman 50-an, saya sudah bisa kira kira kayaknya end up like Betty La vea and Daniels, from The Ugly Betty series. However, it still a page turner book. Cekikikan sendiri di kereta.

Saya sampai menamatkan dalam satu malam! Jarang-jarang kejadian! Kemampuan baca saya sudah drop jauh padahal tau socmed adalah kesia-sian belaka!

Kalau liat account pengarangnta, baru tersedia di toko buku Januari 29 (ish pas saya ulang tahun!)

Hoki juga sudah dapat bukunya duluan!

ya iyalahhh namanya juga PO!

Bookvaganza

I need to recharge my brain and my eyes stumbled upon the above mention book in Kikokuniya grand Indonesia.

Ahey!

Well ya, i’ve been galau sana sini, for the past two years and reading the book on its first pages I went like…

Oh Em geee! I’m not alone!!! This overweight, child-trapped-in-overweight-adult body, banyak mau- tenaga kurang-duit apalagi- is certainly NOT ALONE!

The writers are telling the readers how this number scared and gave anxiety to them as well.

Unlike if you are in your 20’s… You’ll be cursed of being silly and stupid on this age. well yes, I barely post what I ate, or Outfit of the Day, or traveling here and there, or arisan here and there, how romantic your wedding anniversary is, how smart and well behave your kids are, attending this conference here or there but…

This book is written by 40 writers and consists of 6 sections. They are

  1. Speak your truth
  2. Gain new goal
  3. Health and fitness
  4. Master your money
  5. The subtance of style
  6. Keep it balance

You may guess what all those are about.

Then, I am happy the fact that I – actually – just like the others

  • Being jack of all traders, master of none! i signed up Latin Dance class like Caudron did signing for fence class 😉

And hey! I’ll be on stage next year! Wanna see? Hahahhah!

  • Considering going back to school like Tina Grant is normal. Hence, the several courses and classes I took and plan to take one in the future. Wish me luck on this one!
  • Yes! I am on the way preparing my pension plan! Fortunately, I’m not one of sandwich generation people (ones who have financial obligation for their aging parents and offspring. in Indonesia, this is a common thing). Thus, i’m consindering another type of investment. Big deal for me.
  • And Lisa Hoffman wrote! Do STRENGTH TRAINING! You don’t have to sign up for gym. Yoga mat, two barbels, you’re good to go! I religously did this when I was preparing marathon! i have to do it again!
  • Reconnect with old friends. As Sophrania Scott wrote, call your friends and tell you love them. This what I did last few months. I met up with them again. People come and go, but you need to stay in touch with people who know you since you were young. But no, I didn’t tell them I love them 😀
  • And so on and so on

I would suggest you to read this book when you turn 38! Honestly 😉

Oh well, the big four is coming up in a blink of eyes!

Review santai : sunday at Tiffany’s

Seperti yang sudah saya cerita ceriti, I sold my preloved items via OLX and Instagram. Terpaksa merelakan buku-buku saya untuk diadopsi sama yang ingin punya. No space in new house.

Selain itu, kenapa saya jual…karena saya merasa kalau ada yang mau beli, he/she really wants to read it.

Nah, salah satu teman saya yang pindah ke Amerika kemarin,  koleksi buku juga. Karena mau pergi, blio nitip jual di akun saya sebelum dia berangkat. Ya sudah saya  iya-in. Terus biasa deh, namanya pembeli macem-macem kan. Ada yang pesan buku ini Sunday at Tiffany’s.

Sudah saya siapkan, calon buyer menghilang! #KZL

Anyway, jujur saja, kemampuan saya membaca sudah menurun jauh! I blame my stupidity towards socmed and whatsapp! Guilty as charged!

Tapi entah mengapa, dari beberapa buku blio yang belum terjual (ada yang saya sisihkan dulu, sebelum blio berangkat) saya tertarik baca buku karangan James Paterson ini.


Seperti dugaan saya, bukunya bertema Cinta.

adalah seorang Jane Margaux (8 tahun)  bersahabat baik dengan Michael. Michael teman  curhat, body guard dan satu-satunya teman Jane. Orang tua Jane, Vivian Margaux dan bapaknya Jane ceritanya sudah pisah. vivian ini sibuk banget tidak ada waktu buat Jane. Makanya Jane sangat tergantung sama Michael, which is…her imaginary friend. 

Pas Jane ulang tahun ke 9, Michael “pamit”. Dia bilang jane pasti lupa sama Michael, karena tugasnya selesai.

fast forward 23 tahun kemudian, Jane masih tinggal sama ibunya (which is uncommon ya buat orang-orang di Ameriki) bahkan kerja di kantor ibunya. DIa punya pacar aktor ganteng tapi sengak namanya Hugh.

One day pas mereka lagi dining, tiba-tiba (nah ini gw lupa) either Jane atau Michael melihat penampakan salah satu dari mereka and “BUMMM”. pas pulak hubungan Jane sama Hugh lagi tegang-tegangnya karena sifat kasar Hugh.

Well, the rest is typical love story..but remember, saya penasaran karena Michael pun bingung kenapa dia bisa “nongol lagi” 

Anyway.. pantes aja saya tertarik baca. settingnya di ……..New york 😉 argh! i hope I’ll see you soon Big Apple! 

Dan saya baru tahu, buku ini sudah di filmkan. Saya belum nonton sih, cuma kalau liat trailernya banyak beda dari buku (as always) yang main Alysa Milano! Teens grew up in 90’s pasti pernah mengidolakan beliau waktu main di series “Who’s the boss?”

Anyway lagi, kalau minat buku ini bisa di beli di akun Instagram Garage Sale  saya #bahahahahah #ujung ujungnya Jualan.

Masih ada banyak buku contohnya ini :


Cek TKP ya, gan! 

die Kinder Bücher

Gara-gara postingan Deni yang ini, saya jadi ingin menulis ini. Well, one of her quotes is interesting.

Sejak awal saya mulai sering melakukan perjalanan, salah satu tempat yang sebisa mungkin untuk dikunjungi adalah toko buku di negara atau kota yang saya datangi

I made such a long comment in that post…twice! Sorry, Den. 😀

As I commented on that post, I was in Wien Hauptbahnhof, (btw, oh em geee, this central train station is soooo keren pake banget dehhh, terminal 3 Soekarno Hatta aja lewat….). Oh, where was I?

Ah, I was waiting for my next train to Munich and wandering around to kill time, for sure. There was a book store and of course I took a look inside. I was thinking of purchasing a book, then I said to myself. I knew nothing about Deutsch except Danke. Ich habe kein Deutsch. So, I forget the idea. Thing that I regret later.

As I wrote here, I started  to pick up Deutsch shortly after I get home :)) later feel sorry not to stop by at any of the book store in Berlin, Munich or Vienna. (And I just remember I haven’t publish my Vienna story).

Tapi ya, namanya rejeki anak sholeh di bulan Ramadhan penuh berkah ini….*kibas jilbab*

Last week, Lyana, my colleague who now works for Singapore branch had a vacation in Austria, Prague and Budapest. She spent quite some time in Salzburg and Wien! She loves reading, a heavy one (both noun and verb). Then, I asked her to buy children book if she stop by in the book store (because I know she would and wouldn’t mind an extra gram on her luggage if it is a book!)

She was in Hauptbannhof, waiting for her train that would take her to airport then flew back to Singapore and reply my whatsapp.

L : “which one? Euro 1 each” and sent this picture! Oh em gee!!! Euro 1!!!!!

My oh my!!!

being sok keren I am, I replied

Gw : “Teh untuk Raja”

L: “Huh? Do I have to ask(the shop assistant)? ”

Gw : “kanan bawah”:D

Sombong pisan!  The title actually is  Tee für der König 

L : “Anything else? ”

gw : “pick up random book. Loe abisin aja koin Euro loe! Ngga kepake lagi ini!”

and she did buy another…Ones! Very Affordable after I swap with IDR :))

The problem is now….I have to pick up the books in Singapore!

JRENG!!!! Jadi mahal juga! 

 

my oh my!!!

Well anyway, Kevin is into Football very much. Weeks ago, Manda bought us some magazine for me when she was in Berlin.  One of them is this!

ha!

 

Die Mannschaft

Like I said in my IG account, I read him the passage, kinda a bedtime story. I didn’t read him a book after he is able to read :D. and then again..I feel like the coolest mother in TangSel.

-__-

 

Books That I Read

Finally, I can reduce those Diagram IV of time management, you know “ngga penting, ngga genting” 😀

First as I told showed it here, I read the Lost Art of Gratitude. Didn’t enjoy it, I just knew it a series of Isable Dalhoise and it’s the 6th book. Meh…

gonegirlLalu baca postingan Alaya, gw tertarik banget baca buku ini yang kata temen-temen gw FILMNYA BAGUS BANGETTT!

Tebal halaman 500.

Cerita tentang Nick Dunes, yang istrinya Amy Elliot hilang ketika ulang tahun pernikahan mereka yang kelima.

Ketika Amy masih dalam Daftar Orang Hilang, polisi menemukan bukti-bukti kalau Nick punya motif kuat membunuh Ami.

Aish, saraplah si Amy. Psikopat gitu! =))

Gw berasa terlempar ke enam tahun lalu, ketika gw baca Trilogy Milleniumnya Steig Larson. Gak bisa lepasssss…. =)) Bela-belain sampe tengah malam besoknya ngga olah raga.

Baca review orang-orang aja di goodreads lah…mungkin gw psikopat juga ya…hahahha, suka banget sama thriller ato suspense gini.

Lalu-lalu…setelah buku ini habis, gw ke Periplus Grand Indonesia, nyari bacaan lagi gw cuma cari buku yang pake stempel “BEST SELLER”

so I come to a book Lulaby by Lang Leav

22151696

Gw pikir novel, atau kumpulan cerpen. Ternyata pas plastiknya dibuka kumpulan puisi.

Dan isi puisinya…

IMG_2334hanjrittt…..isi kumpulan puisinya kenapa banyak yang mirip ama suasana hati gw…..haq haq haq

IMG_2336

I know I know….. 6500 miles away from when I sit!!! 😉

2 books done, 10 to go!

2