Zonk!

Udah ngga pinter

Ngga kaya pulak

Mau lanjutin sekolah suseh benerr…

:))

#dailyrambling

…anyway…

Well, salah satu plan yang saya siapkan setahun terakhir gagal total.

Sedih banget, sampai kepikiran banget, terus ngga bisa nahan…saya nangis di kereta…

Perasaan sih biasa saja, sambil nundukin kepala supaya ngga kelihatan nangis.

Lalu tiba tiba orang yang duduk depan saya, megang tangan saya

“Duduk saja mbak!”

Gw bilang ” gga…saya ngga hamil kok”

Soalnya sering dikasih duduk karena disangka hamil :))

Tapi dia tetap keukeuh kasih duduknya…

Advertisements

Race recap : Run for River 10K trail

there I was again, signed up Run For River UI 2017. My virgin half marathon was in this race as well. this time, I opted for 10K trail.

Trail?

Yes, UI has its man-made forest and I’ve run there!

in short, I made Acha to sign up for this category. this anak mall garis keras agreed.

So, there I was, september 10th 2017, going back in start line again! ich bin zurück!! And owh, besides 10K trail, there were Half Marathon, 10K road and 5K.

10K trail with brown bib, HM with red, 10K road with yellow. none of Trojan Runners participate in 5K.

Here’s the recap:

  • 10K trail suppose to start at 6.00am, yet, not until 6.15 that the race start. i found it is a bit weird as, Half Marathon Race start later. It is very common longer distance start earlier :-/
  • first 2Km was road, had no clue where it was. It was a U-turn Approaching Km 2, a runner in front of me made a short cut! Ada aja yang nge-cut rute, curang. he didn’t know that first check point was at the U-turn! shame on him!
  • entering Km 2 was the forest area. well, ja, I’ve run here before, yet the route a bit different. We run besides a lake this time! I also run with Maktin and Aby, the later is a runner I met during Tour de Ambarukmo! We paused a LOT to take pictures. Even we asked marshals to do so! hahahahahah!!
  • Lucky, I brought my water blade. i was very thirsty after Km 3 , and still couldn’t find water station. not until Km 5 or six. Where the lake is! Whoaaa! i love the sun ray shinning thru the leaves. it was beautiful!

  • I filled up my water blader. Then continued to run. My right foot still hurt. damn plantar!

  • on the way to Km 7, near the famous Universitas Indonesia marka, there was a water station. i was tired…took a break! And doing silly things!

  • total trail is only 7.5 Km I guess, so 1 KM before finish line, we went back to campus area. Running in road again. owh, I use road shoes this time as I left my trail shoes in Ambarawa!

  • I’m a sloooowwww runner, it didn’t surprise me, I met many half marathon runners on the way to finish line! Hahahahahahaahhah. they went 21K and I did 10!
  • so there! die dritte medal der Jahre!

I haven’t check the result. it took almost 2 hours for me to complete the course. but I was very happy with this race! So much fun! Will be back again next year!

Yang sia-sia akan jadi makna…

*judul lagu siapa ya?*

Anyway, saya pernah tulis di sini kan, iseng belajar bahasa asing lain. just for the fun of it plus sok-sokan bikin status pakai bahasa tersebut. yah, namanya pencapaian hidup B- bener , yang remeh-temeh  saja ditampilkan.

emang sih, ada perasaan “ish, guna ngga sih?” Ntah kapan-kapan juga saya travelling ke Jerman lagi.

Tapi setelah dua tahun, iseng-iseng saya ada gunanya juga lho! hahahahah. Setidaknya kawan  saya Lay, tah kalo duit koinnya sisa pas dia pergi ke Deutsch speaking countries (yang mana yaa cuma 3) mau diapakan. 

Kenafaaaa?

  • Tiba-tiba nemu saja teman lama (via socmed ya) yang masih tinggal di negara tersebut. jadi kalo whatsappan saya suka latihan juga lho.
  • Ini juga  lucu menurut saya. Saya tulis ya di sini, i followed random people in IG. Jadi saya tertarik (read: kepoh)  seseorang  karena komen  dia di IG teman saya, orang Philipina saya anggap kocak.  Saya dengan orang Pilipin itu, kenal lewat blog juga sih, terus mainan plurk yang sudah almarhum itu sampai ke IG.  Saya klik donk. Akhirnya follow just because he lives in Arizona. Jadi adalah di suatu masa, dimana  ada planning,untuk   saya tinggal di AZ ini. tapi  gagal. Saya berpendapat belum rejeki. Heheheh. Nah si Mr AZ ini ternyata pernah jadi exchange student di jerman waktu SMA. Jadi dia juga fasih. makanya saya rajin berbalas pantun, eh komen pakai bahasa Jerman ini dengan blio. keine Master von Himmel gefallen. Kata blio ke saya.
  • Ini juga seru, meminimal saya anggap seru lah! Waktu ikut tour sepeda Ambarukmo kemarin, saya dapat donk teman baru. Aby dan Ule. Turn out Aby kerja di sebuah PMA dari Jerman terus Ule mix race/indo  gitu. mamanya orang sana.

So what is the maksud of this post? Hahahaha.

rasanya kalau something good, sesuatu yang baik mau kita pelajari, pasti ada aja jalan untuk menggunakan ilmu tersebut. Yang jelas saya harus mulai belajar masak nih! 

And I am pretty sure at least I got two likes from this post 😉

run for Roti Nougat

i live in TangSel with population  of 1.5 mio population sit in  147.19 km2 area! Like any other city in Pulau Jawa, kebayang lahhh rame penduduknya…and its food business

jadi, di TangSel ini, ada kedai Roti (asli kedai ya) berlokasi di Pasar Modern, BSD (that is in Serpong, if you want to know, 5K from my house)

Kedainya ada di deretan Ruko Pasar BSD yang menghadap belakang. yang dijual? ya Rotilahh!! Paling terkenal memang Roti NOugatnya.

Saya bukan food maniac ya,  tapi sepertinya besides the famous Soto Betawi Haji Mamat,  I don’t think I have heard any spectacular food business as famous as this one! Well ya, considering  buat restaurant / coffee shop / francise makanan di Jabodetabek perasaan saya tidak ada yang spesial banget banget sih. Dulu iya, oran-orang antri  J.Co (termasuk saya), atau Pisang Pasir Kalimantan yang pernah bikin Jalan Raya serpong wangi Pisang Goreng sekitar 10 tahun lalu. setelah itu, booom! gone! Tambahan lagi, Roti Nougat ini a pa-ma shop, not franchise one. Sepertinya salah satu teman saya owner kedai roti dan kopi ini.

saking famousnya dan thanks to Gojek, antrian pembeli ngga santaiiii! 

Saya baru kemarin berkesempatan menjambangi kedai roti ini. saya, Lora dan Valast lari pagi dulu biar tidak merasa dosa-dosa amat. :))


Lalu pas sampe depan ruko (sekitar 7.30 am, while tokona buka 7.00 am) antriannya…

 

ruko roti Nougat, dua ruko setelah Plang Hijau tulisan Monca itu lho! Aishh. mostly Go-Jek Drivers!!! 

Bisa hampir 30 menit just for me to ORDER the bread. The whole Nougat bread cost IDR 24,000/pcs. roti lain ada meses, srikaya, telor kornet, dll. But yes, the Roti Nougat is their signature.


Waktu saya posting ini di IG story, banyak banget dapat DM dari teman-teman! Ngga pernah pernahnya ada yang respons kalau posting IG bahahahhah! Berasa seleb IG sesaat.

Saya posting video waktu mereka menyiapkan roti. kasih krim Moka dan serpihan kacangnya macam ngga kenal hari esok! royal bener! 

And it took for us another 30 menit to have our bread ready!!! Oh ya, saking lakunya, 1 pelanggan cuma boleh pesan 5 roti.

We also ordered its Kopi Susu level 5! Murah banget! Cuma IDR 18,000/gelas. capucinonya juga tidak sampai IDR 30,000/cup. jauhlah sama coffee shop kekinian yang kini menjamur dan Instagramable. Total beli 3 roti, 3 kopi es tidak sampai IDR 150,000. affordable banget donkkkk!


Visor LULU  LEMON  gw nongol! #Penting 


Buat berempatpun ngga habis (maktin join later on).

Tips kesini :

  • jangan lapar, BT, mood jelek! Hahahaha antrinya lama
  • IF you’re using GO-FOOD services, kalian lebihkan lah tips driversnya! ngga usah pelit, dibanding antri! 
  • Jam 3 tutup. tapi weekend buka lagi jam 6. aslik, ini karyawan ngga istirahat! Mudah-mudahan tips mereka gede ya! 😀

Oh ya, saya baru tahu juga dekat sana ada kedai kopi lain. KOpi Roso apa ya namanya! Aslik baru tau! mau nyoba juga ah, 2 minggu lagi! Yes, pakai acara lari dulu! 

Duh, yang di  Bintaro saja belum khatam nih! 


Dear Prince Harry

Dear Prince Harry,

on Early May,

 I entered a world major marathon ballot (yes, of course, the ONE in your country)

Actually, it was my second attempt to do so.

I-100%- believe that winners are randomly chose from all over the world.

But in case you read this…yeah, I’d like to go back there again.

From anywhere in this world I’d live next April. 

With my oldman (similar to what I did in Paris) and Will be taking  the same picture at the same spot.

i really 
Hope my pray come true (and I have the budget to do so!)

PS : Gimana kabar Oma? Sehat?
Ha!

Happy Monday all!

Let’s be Positive aja kitaaaa….! Dan kalo ngayal harus menyeluruh melibatkan orang orang yang kita sayangi!

YIhaaaa….#halusinasi #ngayalbabu

Update: my bad, above passage was inpired by my dearest Malaysian fellow runner, @harrishusni 

Mendadak Nge-Trail 

Hola!

Entah kenapa, saya balik lagi galau. mau mengesekusi pilihan hidup maju mundur terus. Biasanya kalau sudah galau kayak anak ABG —tapi umur hampir kepala empat— saya harus nge-trail! 😉

Dari kemarin saya sibuk cari teman untuk ke Pondok Pemburu. entahlah mengapa dari ribuan kawan kawan runners (duileeehhh) tidak ada satupun yang bersedia. Ada yang malamnya sudah ikut lomba Asic Relay di alam sutra, ada yang baru pulang dari Sentul sabtunya, de ell el.

Sampai teman teman runners Bogor pun saya whatsapp pada  ngga bisa. Huaaahh.

Anyway to make it short, ada yang mau latihan MTB plus lari trail di Hutan UI.  nge-brick istilahnya. Dia mau ikut Tanjung Lesung Trail Triathlon. So, hutan UI it is yang pas buat latihan. yes, dalam komplek universitas terkemuka ini. awalnya saya ragu sendirian (soalnya kawan saya mau MTB-an dulu), tapi ya sudahlah…hutan di UI ini. markanya jelas, dan hutan dalam kotapun.

Masuknya dari depan FTUI sanaan dikit. dulu adik saya kuliah di sana (dan saya suka antar jemput dia), jadi masih agak familiar sama komplek itu. 

Satu loop cuma 7.5 K cocok banget buat saya yang sudah hiatus hampir 1 tahun setelah Messastila Half Marathon. 

And I didn’t regret it that I finally drag my heavy butt to have 1 hour trail run!


Karena teman saya telat bangun, jadinya telat berangkat, dan telat pula waktu janjian yang sudah disepakati dan  saya juga malas nungguin dia, saya lari sendiri saja duluan. Dengan alasan di atas, kemungkinan besar tidak akan nyasar, marka track jelas.

lucunya, banyak yang sepedahan kasih muka prihatin sampai komen :

Mbak, berani sendirian di hutan?”

“tau jalan ngga?” 

Ish! ngga tau dia saya alumni BRomo 30K, Messatila 21K dan Halimun  Salak 11K

*congkak*

*padahal race tersebut status saya DNF atau lewat COT*

Hahahahha

Padahal yang jalan santai di hutan bawa keluarga juga banyak sih. macam di Eropa aja wisata ke hutan. 

Anyway, saya belum puas. kelar lari cuma dapat 5K, gampang banget cari jalan potong. ketika saya ketemu teman saya, dia malah baru mau mulai sepedahan. Padahal saya masih ingin 1 loop lagi tapi malas nungguin blio sepedahan.

Plantar saya belum sembuh sih, tapi yaaa! kangen nge-trail!!!! sentul, I’ll be back sooon! 

Ayo Tina atau Mbak Dita temenin saya! diam diam kalian baca  blog saya ternyata! Hih! Kadang penasaran, siapa teman saya in real life (bukan yang kenalan gara-gara ngeblog) baca cerita si kiky ? Hehheheh