(dana pendidikan anak) yang luput disiapkan

Sudah lama tidak menulis. Memang micro-blogging ini (IG, twitter) membuat banyak rekan-rekan virtual saya tidak lagi mengupdate-nya. sayapun malas! lebih sering ngoceh di twitter atau IG story,

Anyway, seperti tulisan sebelumnya, anak pertama saya sudah jadi mahasiswa, kampus impiannya ibunya dulu, tapi gagal 2x UMPTN *bihiks*

Lupa kalau masuk kuliah ada biaya pendaftaran. Sebelum ini si kakak nyoba beberapa beasiswa dari kedutaan dan kampus di luar negri, yaa semua ada fee-nya lah belum test IELTS and/or TOEFL. Karena dapat SNMPTN, makanya harus di drop aplikasinya.

Lalu pas sudah bayar-bayaran, eazy peasy lemon squash, dana pendidikan memang sudah disiapkan dari mereka bayi (itu yang jadi model si kakak lho!), menghitung personal budget sudah bisa lah, pernah ikut traningnya dulu. Tapi ternyata ya… selain uang masuk kuliah (dan biaya hidupnya) ada dana lagi yang luput saya siapkan….gadget penunjang (yang selama ini bisa sharing sama adiknya, sekarang satu anak satu gadget…) 😀 plus biaya pindah-pindahan ya….ahahahhahah! baru sadar!

Saya mengambil cuti dua hari ini, bantuin kakak pindahan kost. wah, printilan anak kost itu banyak juga rupanya! wkwkwkwkwk

Sampai juga saya di titik ini, seperti miliaran orang tua lain sebelum saya (dan khususnya ortu yang anaknya lahir 2003-2004), melepas anak tinggal sendiri, ngatur hidup sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s