Satu Dekade

Terinspirasi dari postingan Deny.. Tadinya sih mau flashback the past 12 months, tapi apa yang terjadi for the past 10 years, seru juga. Dicampur aja ya, karir – hobi dan personal life.

2010

Fixing this broken heart berangsur pulih. Setahun sebelumnya, biduk rumah tangga saya karam! I had to move back to my parents house bla..bla bla…3 hari pertama di 2010, saya memutuskan berhijab pengen aja…nutupin jakun 😉

Saya pun kuliah lagi di UI ambil Magister Manajemen. Si kakak masuk SD. Jadi lumanya juga juggling home- office – school.

2011

Awal tahun, saya traveling ke Penang pas libur. Sampai saat ini saya belum revisit pulau itu lagi. First half tahun ini so-so buat saya. Still juggling among home-office-school. Cobaan datang menjelang akhir tahun! Ibu saya sakit dan saya ada masalah di kantor. Saya sempat curhat ke senior namanya mbak Dhyana, pesannya yang saya ingat sampai sekarang “Tidak ada masalah yang tidak ada solusinya”. Sakitnya ibu saya dan masalah di kantor tersebut menyebabkan saya malas-malasan melanjutkan thesis saya. Bisa dibilang ini salah satu tahun terberat saya, but it twisted near the end, saya dapat job offer dari perusahaan kedua. Saya tidak pernah menyangka I’ll leave this Red Bank setelah 10 tahun!

2012

Adjust dengan kantor baru. Ngga sulit sih, boss dan teman-teman menyenangkan! Hi witty! Hi Phessy! Hi BK! Menjelang akhir tahun, saya mulai berlari! Awalnya gara-gara follow FB Indorunner.

Terus janjian sama Marion, mulai deh ketagihan. Di 2012 inilah awal mulanya race recap saya. I ran Adidas 10K, my first official running race! 

And story continued. Oh yha. Di Ramadhan tahun ini, karena saya kerja di perusahaan Jepang, saya berdoa di hari 1 Ramadhan! Pengen bawa anak-anak liburan ke Jepang! Saya (ngerasa) doa saya dikabulkan, soalnya bonus saya tahun itu lumayan! Hahahah, tapi ngga jadi.

2013

Bisa dibilang saya kecanduan race lari! Liat saya Page Race Recap saya! 2 minggu sekali race, sehingga saya memutuskan naik kelas

Rencana awal di Kuala Lumpur, tapi jadinya di UI. SCKL pun batal karena bencana asap. Tapi gara-gara ini circle pertemanan saya dengan tetangga jiran ini makin besar. Oh ya,di tahun ini extended family saya terbentuk, BIntaro Trojan Runners. One leads to another after this! Bonus 2013 saya belikan Road Bike gara-gara racun mereka.  ehhehehe.

2014

Di tahun ini, bisa dibilang race saya makin variasi! Tahun ini saya pertama kali ikutan Trithlon Race, lanjut Swimming Meet dan race race lain yang bawa anak-anak! Di tahun ini, adek saya bungsu menikah! Saya sempat bertanya-tanya kenapa ibu saya sampai nangis waktu di acara pengajian “duileh, segitunya” pikir saya!

Dan itu mungkin pertanda! Setelah adik saya menikah, kesehatan ibu saya drop signifikan di Ramadhan hari pertama tahun ini. Ibu saya berpulang di akhir Ramadhan!

Saya menangis lagi ketika mengetik ini! Loosing parents at any age is difficult! Buat yang baca ini dan orang tua masih ada, disayang-sayang ortunya. Di ajak ngobrol ajak jalan-jalan kemana kek! Kadang saya berpikir, telan saja kalau blio ngomel kayak apa! Appreciate what you have, because on this year, life taught me to appreciate what I have lost.

Tapi rasanya Tuhan kasih saya “hiburan” sendiri. FM pertama saya pun tahun ini (walopun sempet mau batalin waktu ibu saya sakit), trail race yang panjang bahkan dapat dinas di Singapur lumayan lama!  Minggu terakhir bawa papa dan anak – anak. Jujur, ada kebanggan tersendiri saat itu. Terima kasih bankku yang kedua! Hahahah

2015

Masih seputar cerita olahraga. Tri Race saya pun naik kelas. Dan rasanya semuanya tahu yaa, FM ketiga saya dan kali ini  di Eropa! Hahahah! Tahun ini saya kembali ke Eropa! Ngga usah ditanya senangnya! Cuma di tahun ini saya ada “perang batin” sendiri. Do I have to always live in Jakarta? In Indonesia? Be a banker? Mungkin saat itu saya benar-benar ngerasa stuck dengan pekerjaan, bosannya dengan rutinitas di Jakarta, dan masih banyak lagi lah! Saya sempat kepikiran switch career dan ambil progam sertifikasi bahkan test. Cuma nyali ciut.

Oh ya, serunya yaa…tahun ini saya ngga sengaja kenal pria dari benua seberang. Saya masih suka senyum-senyum sendiri kalo ingat. Hahahah lumayan latihan Bahasa Inggris terus bisa tau di negara lain gimana gimananya. Kita dulu chatting hampir tiap minggu dan pernah ketemu juga! Silakan diubek blog saya ini hahahhaha. Malu kalo inget!

2016

Perang batin ini berlanjut sehingga saya ngga serius latihan buat Sungai Liat triathlon ! cupu sih! Ini tahun malas-malasnya saya olahraga. Dan bisa dibilang ini tahun buang-buang duit saya deh. Gara gara midlife crisis ini! Salah satunya…Test IELTs sampe 3x! kesel sendiri waktu nulis ini! Ya…tell you the truth saya ada rencana migrasi either ke NZ atau Canada. Anyway, tahun ini juga partially lost my hearing. Telinga kanan saya sangat sensitive terhadap terkanan karena saya batuk pilek hebat waktu ikutan Bintan 70.3 menyebabkan saya harus bolak balik rumah sakit unutk operasi dan perawatan lanjutan. Capeknya luar biasa. belum ongkos bolak balik rumah sakit BSD-bintaro dan ijin kantor.

Bisa dibilang, ini another tahun terberat saya! But this time, it was because my own fault! Di awal tahun ini saya memutuskan daftar haji! In case you are wondering, untuk keberangkatan  Insya Allah 2023. Saya sampai bilang “lama juga ya pak! Ini bisa saya 3x ke Amerika sebelum haji” hahahah

2017

Ini bisa dibilang tahun sepeda saya…#tsaah…karena tahun ini tahun pertama saya ikut bike even! Tour de Ambarukmo! Kalau flashback tulisan saya, pasti cerita seputar sepeda. Setelah sepeda kelar, saya balik ke lari lagi karena pasca malas-malasan 2016 itu…makan sembarangan, dll berat badan saya naik significant.  Gimana rencana migrasi? Gagal total! saya sampai nangis di kereta gara-gara ini. And all in sudden menjelang di Bulan November 2017, saya book tiket ke Jepang! Untuk awal tahun 2018. Doa yang saya panjatkan di Bulan Ramadhan 2012, dikabulkan  Tuhan 5 tahun berikutnya.

 2018

I turn 40 and lost my friend on my birthday. I dreamt of her before another friend told me she was very sick. Sedih ih! Bisa gitu ya?

In general, tahun 2018 saya selain tahun paling banyak traveling saya dan paling banyak reuni! Sejak tahun ini ngga puya asisten rumah tangga sama sekali. Tahun ini saya juga belajar Salsa bahkan perform lho! 

Dan akhirnya…setelah hampir 7 tahun, saya memutuskan meninggalkan perusahaan kedua saya! 

 2019

Untuk bagian olahraga, agak gila tahun ini! Saya 3x triathlon, 2x  half ironman dan keduanya gagal! Hahahah. But anyway, tahun ini, bukti nyata Tuhan selalu mendengar doa kita dan dikabulkan! Kali ini right on time! Saya pernah tulis saya bikin random wish semoga bisa bawa papa ke Rusia and my wish was granted. Jujur, walaupun ngga gitu suka Rusia, saya senang luar biasa bisa bawa anak anak ke tanah Eropa! Mereka sudah punya pengalaman winter di Jepang dan Summer di Rusia. Selain itu, anak pertama saya masuk SMA tujuan dia via jalur undangan.

img_5058

Karya tulis dia juga sepuluh terbaik sehingga dipanggil ke panggung waktu wisuda perpisahan. Bagian personal life lain, I lost my cousin, uni mona. Itu chat pertama dan terakhir kali.

I started to call my Mak Dang again, kakak ibu saya yang dia paling dekat dengan almh dulu. Beliau tinggal di Duri, Riau. Waktu ibu saya meninggal, karena alasan jauh dari airport dan kesehatan, Mama Yon tidak bisa teebang ke Jakarta. Setelah menelepon blio, ruang hati saya yang kosong sejak mama meninggal sedikit terisi. Saya pun kembali mengajak ayah saya mengunjungi kakak sepupu ibu saya! Gimanapun, biar teman banyak, saudara banyak rese tetap harus silaturahmi dengan keluarga mama.

Kelar juga flashbacknya! Tapi Masih ada yang ganjal, yaitu rencana menyelesaikan kuliah Master saya yang tidak selesai. Saya tulis di sini deh biar ingat, ini permintaan ibu saya sebelum meninggal.

Untung juga ada blog, bisa ingat ingat lagi! Tell me yours!

13 thoughts on “Satu Dekade

  1. Mbak Kiky salah satu perempuan, Ibu yang kuat yang aku kenal. Semoga selalu diberikan sehat Mbak biar bisa selalu melakukan apapun yang sudah direncakanan bersama anak2, Papa, dan rencana untuk Mbak Kiky sendiri. Terima kasih sudah berbagi cerita, aku mingsek2 bacanya. Mataku berkaca2 sekaligus senyum2 bangga tentang pencapaian2 Mbak Kiky dan juga anak2. Tuhan ga tidur ya Mbak, akan selalu ada disetiap langkah kita, sebagaimanapun beratnya. Semoga suatu saat bisa ketemu Mbak Kiky dan anak2 (dan Mbak Emi juga). Semoga lancar2 hajinya nanti. Lalu ada rencana Master di mana nanti?

    • Waduh! Pujianmu terlalu berlebih Den! Hahahaha tapi terima kasih sekali ya! Saya aminkan doa doanya dan hal yang sama untuk Deni dan Keluarga! Ada rencana di luar sih, dekat dekat si kakak yang mau kuliah di Dresden (rencana dia, biasanya dia kemana adiknya ikut ikut juga) hahaha tapi ambil Master of Finance yang satu tahun aja.

  2. Baca ini dan sebelumnya juga punya Deny, kok jadi ikutan terinspirasi mau bikin juga yah…Tapi mikir mikir dulu kira kira apa ya pencapaian aku di tahun tahun tersebut…Moga bisa jadi bahan tulisan deh 🙂 And gue juga jadi ikut bangga atas pencapaian loe sebagai seorang Ibu dan anak…Good job, Ky 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s