Rusia Trip : Naik Angkot di Petergof

Waktu saya menyusun gambaran singkat jadwal perjalan ke Rusia, Anggi wanti-wanti, ke Peterhof Palace ini sifatnya wajib.

Hampir saja ke skip, karena saya sudah capek banget. Rencana mau leyeh-leyeh saja di hari Minggu. Ternyata pas cek jadwal, Senin dia tutup (bukan harga naik ya! #krik) Ya sudah berangkat!

Memang letaknya jauh, di pinggiran kota St Petesburg. Sampai keluar statisiun saya cari Angkot. Yoi angkot!

Podorozhnik Card (kayak ez link di Singapore) di St Petesburg sudah tidak berlaku di sini.

Tapi berangkatnya sih, tidak menunggu pemumpang penuh -___-

Namun cara supir bawa mobilnya…ho’oh, persis supir D02 Jombang-Cileduk!

Selain naik Angkot, bisa juga naik Hydrofoil (kapal) yang berangkat dari belakang Hermitage.

Karena hari Jumat sudah naik kapal, saya ngga mau keluar biaya lagi.

Padahal sih kalo Jumat ngga naik kapal, ongkosnya sama aja hahah. Naik hydfrofoil ini Rubel 800/trip.

Anyway, begitu masuk saya berpikir, mirip mirip Istana Musim Pana Schönebrunn Palace yang saya kunjungi 2015 ya? Susunan pohon pohonnya juga mirip. Hahahah.

Waktu masuk…ya Ampun maleeehh….orang semua isinya!

Ini pemandangan kalau kita masuk melalui jalan darat

Gulf of Finland at the very end

Ini pemandangan kalau kita masuk memakai Hydrofoil.

The Palace at the top

Seluruh tamannya Indah banget, saya ngga masuk meseumnyanya karena kelewat jadwalnya. Waktu WWII taman ini sempat rusak.

Kalau capek, ada mobil / golf cart sih yang bisa tour taman, tapi lumayan mahal Rub 900 kalo ngga salah plus….tournya Bahasa Lokal. Ya ngga ngerti juga!

Yang saya suka sih, air mancur di beberapa tempat di taman luas ini.

Indah banget, Masya Allah. Perpaduan sempurna hijau, biru dan sinar matahari. Kalau lagi musim dingin, putih semua. Saya sempat cek Instagram nya Pak Albert, orang Indonesia lagi S3 di kota ini. Brrrrr, terasa kaku dan dingin.

Balik ke St Petesburg, sampai daerah Nevsky Prospect lagi.

Saya juga sempat mencicipi Donat Kentang legendaris Pyshecnaya. Yang antri panjang banget, saya pun pesan kopi susunya. Toko ini sudah ada dari jaman Soviet, 1958. Pas saya cicipin sih….ngga istimewa. Hahahaha.

lagi musim panas banyak acara dalam rangka White Night Festivals.

Dibilang white nights, yaaa karena mataharinya lama. Malam itu, ada Scarlet Sails perayaan lulus lulusan sekolah dan ditutup kembang api.

Anak saya sempat liat, saya sudah teler.

Dan minggu depannya (30 Juni 2019) ternyata ada White Night Marathon, event Marathon terbesar di kota ini. Yah!

Saya skip nih! Sayang juga sudah jauh jauh ke Luar negeri ngga cicipin race lucu lucu ahhahahah.

next time perhaps

Angkot

The Grand Cascade and Samson Fountain

Look alike?

gulf of Finland

Marli Palace at the back

Pyshecnaya

Nevsky Avenue at 10 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s