book review : sebuah buku masak

Kemampuan masak saya, bisa dibilang di bawah  rata-rata air ya. Pas-pasan nyaris memprihatinkan. Waktu masih ada mama, ngga masalah banget, ada yang masakin. Selepas kepergian mama, masih ada bibi yang sempat ikut mama beberapa bulan sebelum mama berpulang. Jadi masakan mama masih ada yang bisa dia ikutin lah.

Bibi itu – sebagaimana asisten lain – ya suka suka aja pergi dan pulang. Tapi waktu dia pulang, dia sempat lah bikin stok makanan dulu. Jadi pas dia pulang, saya either beli catering atau manasin masakan blio.

Awal tahun ini, blio for good balik. Sudah terlalu tua juga. Sayapun langganan catering. Tapi lama-lama bosan ya. Coba pesan via Go Food deh, restoran favorite dekat rumah. Lama-lama yaa…bosan juga. Akhirnya saya harus keluar dari rasa malas.  selama ini ada sih buku-buku punya alm mama dulu, cuma ngga sreg ya.

Untungnya era digital sekarang, banyak banget ibu-ibu yang berbagi resep favorite keluarga mereka. Salah satunya @xanderskitchen.  Ternyata blio bikin buku dan saya memutuskan membeli. Tetap saja ya, when it comes to cooking, pegang step-by-step via buku lebih enak. hahahah.

Ihiy, biar masih di bawah rata-rata air, lumayanlah. I cooked some for my lunch box too. Kuberasa jagoan!

 

Some of my cooking

img_8144

Ayam Betutu! First time bikin!

the cover

Daku berasa finalis master chef!

Advertisements

7 thoughts on “book review : sebuah buku masak

  1. kalo dulu istriku sering masak macem”
    tapi semenjak negara anak-2 menyerang, sekarang jadi jarang
    repot euy
    hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s