Me and my big mouth

Lokasi : Sebuah Restoran India di area Tanah Abang. Tepatnya Di Thamrin Residence lantai 2. Keliatan dari jalan lah. Di Restoran ini, jarak antar meja deketan. Saat makan siang tadi, di sebelah meja kami, ada customer lain, orang India banget (bukan kayak Amir Khan atau Salman Khan ya).

Dulu waktu SD, guru IPS, bu Ria pernah menerangkan, geografi India itu sedemikiannya, sehingga orang orang Chenai dan Mumbai berbeda physical figure-nya. Karena kantor gw ada 3 cabang di negara tersebut ( Mumbai, Chenai dan New Delhi), sometimes I can tell who is from where.

Salman / Amir khan itu dari daerah barat lah.Yang duduk sebelah gw tadi, karakter mukanya beda sama si Ranjit lah, my colleague from Singapore Branch.Ranjit yang duduk di sebelah Maggie, di foto itu yang perempuan gw dan Maggie, you can tell lah… 😉Anyway, si Mr – katakanlah – Patel ini makan sendiri, sembari baca koran lokal-nya dia. Tulisan India gitu. How do I know? Ya kan jarak antar meja dekat, gw bisa liat.

Teman gw lagi cerita, ketemu sebuah keluarga last weekend, anak mereka lucu lucu.

The father from Dublin while the mother from Cebu. A Mix race family.

Gw – seperti biasa dengan suara yang ngebass se RT bisa dengar – komen:

“ya iyalah anaknya cakep. Mix Race, indo gitu. Gw juga kalo kawin ama cowok sebelah cakep anak gw“. Kata gw ngasal.

10 menit kemudian Mr Patel bayar makan dan senyum ke gw sebelum melangkah keluar.

Mampus….India jual kain di tanah abang kayaknya, ngerti gw ngomong apa. *tepok jidat*.

Anyway, nama restorannya Little India. Harga lebih murah dibanding Queen Tandori – Plaza Mutiara.

Kalau lagi pengen masakan India (I like Indian food) dulu gw ke Pasar Festival, ada yang di Food Court ada yang Ko Ah Noor apa ya namanya , di lantai 1.

Sekarang Jakarta makin jahanam macetnya, NEHI bener deh lunch bela belain ke Kuningan dari Sudirman. So, this place is good! Glad my friend found it.

We shared this meal, cost less than IDR 200,000 with drink.

9 thoughts on “Me and my big mouth

  1. Ah Untunglah cuma disenyumi Mbak. Gimana kalau langsung diajak nikah, dan dijanjikan dapat anak cakep-cakep, pastilah gelagapan ya. Aku geli membayangkan perasaan simister India itu sewaktu mendengar celotehmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s