#10daysforASEAN the Coffee experience

Ah, Vietnam !
Harusnya, September tahun lalu saya menginjakan kaki pertama kali di negeri ini melalui Saigon (Ho Ci Minh City) untuk lanjut ke Na Thrang.

Di benak saya saat menyusun rencana perjalanan akan selalu mengkonsumsi Po Hoa di pinggir jalan dan ‘nongkrong’ di kedai kopinya di mana saja. Level kaki lima sampai coffee shop yang berpendingin udara.
Di kedai kopi memang tempat yang menarik dan pilihan banyak orang untuk menunggu, reuni dengan kawan lama, beristirahat bahkan mungkin mencari inspirasi. Di rumah sakit swasta pun di Jakarta dan sekitarnya tersedia kedai kopi di lobby. Lokal maupun waralaba asing.

Saya dan kopi mempunyai status in a relationship. Walau tak candu, saya tetap merasa perlu mengkonsumsi kopi, hampir setiap hari. 🙂

Teman saya Hanny, selalu memberikan oleh oleh kopi ketika beliau travelling. Ntah kenapa saya suka kopi Flores walaupun rasanya sedikit asam. Kopi Flores ini oleh-oleh Hanny ketika berlibur di Pulau Komodo.

Cara saya menyiapkan kopi non instant, meyeduhnya dengan Moka Pot. Moka Pot adalah penyeduh kopi dari Italia, dimana anda meletakkan bubuk kopi disaringan teko bagian tengah. Di bagian dasar teko, diisi air lalu dibakar di kompor. Air yang mendidih akan mendorong serbuk kopi ke bagian atas.
Di bagian atas moka, secangkir kopi siap anda konsumsi sesuai selera.
Sensasi bau kopi yang terbakar is ultimate experience.
Saya biasa menambahkan susu.
Oh, kopi yang dihasilkan dari Moka Pot bebas ampas.
Unik kan cara menyajikannya?

Pun dengan kopi yang di Vietnam disebut Ca Phe.

Saya pertama kali mengetahuinya di restoran kecil bernama sabang 16.
Vietnam Drip kalau tidak salah nama alat penyaji kopi ini.
Kalau dengan Moka Pot, kopi dialirkan dari bawah keatas dengan bantuan energi panas, kalau Vietnam drip, as it is sesuai hukum gravitasi.

Bubuk kopi diletakkan dalam dry filter lalu dipadatkan/di press lalu ditutup kembali dengan saringan lain. Setelah itu dituangkan air panas pada bagian atas, kemudian air kopi menetes satu demi satu melalui penyaring. Konon, kabarnya waktu 4 menit adalah yang paling baik untuk menikmati secangkir kopi ala Vietnam ini.
Sama seperti Moka Pot, kopi yang dihasilkan bebas ampas.

Saya tidak tahu, kopi di Sabang 16 memakai kopi jenis apa tapi saya tetap menikmatinya. Saya menambahkan susu dan es untuk mendapatkan Ice Coffee Vietnam sesuai selera.
Ini gambarnya, maaf buram.
20130830-103617.jpg

Sajian kopi ala Vietnam ini tampaknya sudah menjamur di ibu kota.
Jadi, bisa saja kita memakai kopi lokal untuk disajikan dengan Vietnam Drip ini.
kombinasi yang menarik, seperti saya menyajikan kopi Flores dengan Moka Pot.
Penikmat kopi jutaan orang di seluruh dunia, tidak mengenal kasta, gender atau apapun.

Dengan dunia yang sudah border less’ memang hal yang wajar untuk mengkombinasikan cara A dengan cara B.
Tidak saja dalam penyajian makanan, dalam alunan musik dan model busana misalnya, hal yang biasa mencampurkan unsur etnik B dan etnik C.

Kembali ke masalah kopi ini, tentu saja jika ingin memasarkan kopi lokal untuk pangsa pasar yang luas harus dari kopi terbaik.
Produsen dan distibutor terbesar di Vietnam, yang mempunyai merek dagang Trung Nguyen Coffee mempunyai sertifikasi EUREGAP , standard internasional . Intinya sih pengelolahan kopi merek ini dari perkebunan sampai proses pengelolahannya sudah aman dan ramah lingkungan.
Ya, lagi-lagi PR untuk produsen kopi lokal Indonesia 🙂

Penutup: ah, next time Uncle Ho! Saya akan naik kereta dari Ho chi Minh City – Na thrang – Da nang untuk ke Hanoi.

PS: kalau saya sedang latihan rutin, berlari dengan target 10km, maka Nike+ ketika selesai di km ke 5 akan memberitahu
‘5 km completed half way point’ 🙂
Half way point juga untuk “lomba Blog #10daysforAsean dari http://www.aseanblogger.com”

Advertisements

2 thoughts on “#10daysforASEAN the Coffee experience

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s