product review

Reuseable Femine Pads

sounds gross ato geli? awalnya mungkin ya… :p

Hal yang membedakan bulan ini dengan bulan kemarin buat saya adalah…saya tidak lagi memakai disposable sanitary napkins. Well, funny how my brain works sometimes. Pernahlah suatu saat saya berpikir, how much money would I spent on those napkins plus panty liners until I get menapouse šŸ˜‰

Pasalnya (duileh bahasanya…pasal….), disposable femine pads yang sayaĀ  rasa paling nyaman , ngga lembab dan ngga iritasi kulit kalo makainya harganya agak2x jugaĀ  …hehehhe…belum lagi konsumsi panty liners yang hampir tiap hari dipakai khususnya hari kerja dan sehari — pada jam kantor— setidaknya 2x ganti ketika mau sholat. Mind the price lah , sampah yang ditimbulkan juga…

Terus ketika baca blognya istribawel, saya baru ngeh kalo femine pads itu ada yang semacam cloth diaper juga, bisa cuci ulang. Sayanngnya waktu mau nyoba dan search toko online yang jual ngga nemu.
Terus lupa kemudian baca lagi review seorang ibu di forum theurbanmama, baru deh berdasarkan review ibu Pangastuti mulai cari lagi sesuai review belio.

Akhirnya bulan lalu saya beli beberapa femine pads dari

  1. Charlie Banana (warna ungu dan warna pink). Kalo beli merk ini harus 1 set dapat 3 pcs dan 1 pouch. Saya beli ukuran Super – buat heavy flow (warna ungu)Ā  dia dan Panty Liner. belinya disini. Itu biar ada bayangan, pake alas kertas A4 šŸ˜‰
  2. Terus beli PInk Daisy yang warnanya bunga-bunga ituĀ  disini. Harusnya itu ukuran Medium, cuma gede ya boooo…itu perbandingan sama kertas F4. saya makai itu buat malam hari jadinya. ini aturan cucinya, saya rasa merk lain juga sama kali ya..

3. yang totol merah itu mereknya Nvme. Tadi saya pikir merek lokal ternyata buatan amrik juga. Yang sebelah kiri CB ungu ukuran biasa, sedangkan yang sebelah Pink Daisy ukuran untuk malam hari. Merek lokal saya cuma beli pantylinernya disni yang warna hijau itu mereknya GG. Banyak kok merek lokal lain ternyata yang harganya lebih bersahabat. heheheh….

So far, makenya enak banget, bersihinnya gampang, ngga berasa lembab dan daya serapnya juga oke dan gak mudah geser seperti ketakutan saya semua.

Waktu saya beli CB, sellernya bilang harus dicuci dulu dengan sedikit detergen setidaknya 2-3x (dua – tiga kali proses cuci dan pengeringan maksudnya), akhirnya merek lain saya cuci dulu sebelum dipake. Terus ngga boleh diseterika ya booo, ngga boleh pake pewangi kain juga . Cuma yang merek Nvme belum sempat dipakai (mesannya belakangan pas sampe D-days sudah kelar, jadi belum tau gimana rasanya) :p.

Pantes dulu bayi ngga rese kalau pakai cloth diaper ya…?

Advertisements

6 thoughts on “product review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s