my kiddos and their money

well, lebaran it is…

Another kisruh of deciding when is the right 1 syawal…

anyway, kalo lebaran gini…tradisi keluarga besar yang paling ditunggu2x (anak-anak) adalah…bagi2x angpau. Well, dulu gue pernah baca di sebuah forum parenting beberapa orang tua keberatan tradisi ini ada karena khawatir anak2xnya mata duitan :p. Lain keluarga lain kebijakan sih ya…buat gue sih, jadi ada lesson to be learned.

Tahun lalu, kiddo#1 beli Nintendo DS Lite…bukan seluruhnya dari angpaunya dia sih, for sure…digabung sama adeknya dan sisanya gw yang nambahin. Sebulan makai…then it was  forgotten…:D.

Tahun ini, sehubungan adeknya udah SD udah ngerti duit…ngga mau lagi donk di kasih ke bunda…

Karena di rumah tantenya ada NIntendo WII , mereka sok-sokan mau beli itu juga pake duit mereka, which is…jauh api dari sekam :p. Gue bilang duitnya ngga cukup…“seberapa banyak lagi kurangnya?” kira-kira begitu pertanyaan mereka. Gw jawab “NIntendo WII itu harganya 30, uang kalian cuma 8” dan gue kasih covenant gue ogah nombokin 😉 :p

So, kiddo #2 pretty much know what he wants…robot2xan dari Lego seperti yang dilihat di rumah mas Rafa. Gw bilang sepertinya angpaunya cukup, but let’s see in toys shop first. Sisanya…ditabung di tempat bunda kerja donk 😉

Kiddo#1 seperti biasa…menclak menclek terus banyak mau….Jujurly, kebiasaan jelek anak gue suka dibeliin mainan sama kakeknya tanpa special occasion. This made them takes everything for granted.  Baca-baca sharing tentang parenting, ada ortu yang membelikan anaknya mainan cuma 4x setahun, lebaran (kalau puasa/sholat and what ever it is bagus) , terima raport semesteran (kalau bagus) dan ulang tahun si anak. Hmm….gue ikutin deh saran itu. 😉

Tadi on de way ngelayat ke rumah orang tua kak Indahjuli, blio minta ke Lollypop di Gandaria City  and I said no!

Since she needs new pianika — untuk exkul essemble yang dia ikutin mulai kelas 2 ini — masuk Lollipop berdua plus makan dan minum disana bisa sama harganya sama pianika keluaran Yamaha itu.  That Pianika become her hadiah lebaran since she did the fasting things. Later, she said “Pakai uang kakak saja!” sok nih ceritanya punya uang sendiri 😀

I said oke, dan mulailah gue kasih gambaran berapa uang yang dia butuhkan, termasuk makan minum selama di Lollypop (masuknya Rp 120 ribu/orang btw, exclude makan yooo).

Gw tanya “berani sendirian? adek ngga mau lho…dia mau beli robot2xan dari Lego kayak mas Rafa soalnya”

She answered “adek kakak bayarin deh…” Jiah…gaya pisan!

I gave brief explanation again how much will it cost in total, dimana dia masih mau beli jam dinding kucing seharga Rp 65.000 untuk di kamarnya.

Mulailah si kakak berpikir keras...”yah…habis donk uang kakak!”

Cihuy…mulai gue kasih doktrinisasi tentang berhemat…hahahahha….! 😀

Meanwhile, Kiddo#1 masih mikir apa yang mau dia pakai dengan angpaunya. Then, abis ngelayat ke rumah kak Indah, anak kak Indah #2 pengen nginap di rumah kami. Jadilah gw bawa serta. Karena gue pengen banget nonton Kung Fu Panda 2, gw ajak mereka nonton. Nih film memang juara banget deh ya…gue suka banget 😀

Anyway, pas mau nonton Kiddo#1 curiga “ini pakai duit siapa? bunda yang traktir kan…”

Jiah….

Advertisements

2 thoughts on “my kiddos and their money

  1. jadi Kevin udah dapat Lego nya?

    di Teko/Penvil suka ada diskonan gitu. Rafa fokus ke Lego City aja.

    Kezia emang cerdas, THR utk beli pianika + jam kucing aja pasti masih ada sisa kan? hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s