sebuah entry sebelum makan siang

Curhat ngga mutu ah sekarang! 😉

Poppy my ex colleague, temen gue paling sadis kalo kritik, out of the blue gue kirim pesan 😛 
*sayang hasil chatnya ngga kesimpan* :(.
Intinya, she misses me.

Ngga dia banget deh :D, mungkin karena lagi hamil makanya perasaanya “halus”. Then we had 5 mins chit chat via messenger before back to daily routine.
*asli kangen kangen gue cuy…traktir gue ya, bonus elo jadi pegawai BUMN kan gede* :p 

Terus, kemaren…
Somehow temen lama gue kontak gue, entah gimana relasinya, dia temenan lah sama orang bernama katakanlah Mawar *bukan nama sebenarnya* :p , ikut2xan format kolom kriminal di media cetak

Anyway, gue nanggepinnya dingin2x aja dan akhirnya gue cerita gue males temenan sama si Mawar ini.
Gue ngerasa satu sen duit si Mawar maupun satu detik waktu dia ngga pernah gue pake, I don’t even recall when was the last time we met. Yet, this Mawar girl made  a stupid joke about me. Poor her.

Temen lama gue ini, semodel sama Poppy, salah satu kritikus pedas dalam kehidupan gue. *but the good thing is, the do it directly to me, ngga dijadikan joke seperti si Mawar ini.

Well, gue males gave my old friend a complete picture, kalo gue bergosip I’ll jump to Mawar’s level. And anyway, teman lama gue ini, katakanlah Melati *bukan nama sebenarnya juga*, komen pendek: 

“ Ngga semua orang suka sama apa yang kita buat walaupun apa yang kita buat tidak merugikan dia. Bisa jadi dia iri karena dia mempunyai kelebihan yang dia punya, namun tidak terpakai. Dan elo dengan kekurangan elo bisa manfaatkan itu semua”
 Ceritanya si melati yang menurut dia ngga cakep/tajir/terkenal ini juga banyak yang iri sama dia.
Being “si jari-jari silet” I am, I commented:  
“kok mau2xnya ya ngiri sama elo :P”

Anyway, Melati komentar lagi,

“Feeling juga main dalam bersosialisasi – (gw modif dikit kata2xnya)- Bisa jadi elo males terlalu akrab sama dia karena feeling elo udah ngga enak di awal. Makanya kita bisa memilih hati2x ngomong sama seseorang, even kita tuh tipe yang suka merepet terus. Karena itu yang bisa menjadikan fitnah kemudian musibah” 

Asli, gue pikir account si Melati ini di hack bow…ngga dia banget deh.
Hampir dua dekade temenan sama dia yang ada main cela2x an doank sih ya 😀

Makanya, gue hepi kemaren. Kritikus terbesar gue tumben2xnya berkomentar “manis”.

Well, Melati, I know you read my blog evey now and then 😉

Thanks ya, berarti yang aneh bukan gue!
Feeling gw masih tepat dalam memilih rekan-rekan dalam lingkaran sosialisasi *bweuh* :p

Dan salam buat Mawar yooo #ngikik

PS: this the only picture of flower I have at the moment.Ngga nyambung emang.
Taken in Bromo, November 2009

-sikiky-

Advertisements

3 thoughts on “sebuah entry sebelum makan siang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s