bitching (as always)

meja kerja kiky

There’s no business trip and (the bad news is) second semester is approaching.
How time flies and  I am so bored to death!
I flied every other month last year!
CRAP! 

The vacation is postponed (again!)
Crap! 

My job rotating made Big O progress, *no budget for new officer he said*
Crap!

After this grade and job alignment things, mine falls to  Junior Officer category.
*8 years!*
Crap! 

Then…
this guy, she and she made a “Cerita Estafet”.
Well, actually they wrote the story last year, but after “1 putaran” nobody feel to write again.Not until a month ago I volunteer to reactivate the abandoned story.
What is Cerita Estefet?

here’s the description,some words being edited:* taken from BlogFam Galeri Kreasi*

Cerfet merupakan rangkaian cerita fiksi bersambung yang ditulis oleh dua orang atau lebih dan menjadi suatu kesatuan cerita yang utuh. Istilah cerfet ini, menurut Maknyak/Labibah Zain (founder komunitas blogfam) seperti yang ditulis ulang oleh YNa dengan judul The Messenger, ‘Nakal’ dan penuh surprise , secara sederhana dijelaskan sebagai berikut: “Persis seperti adegan pertandingan lari di dunia olah raga.
Penulis A akan menyerahkan tongkat estafet penulisan kepada penulis B dan penulis B setelah menulis akan menyerahkan tongkat kepenulisan kepada penulis C, begitu seterusnya sampai mencapai garis FINISH yang berupa ending cerita tersebut. Penulisan seperti ini memerlukan kerja team yang hebat dan kuat. Masing-masing penulis, sebagaimana dalam lomba lari estafet, harus saling mendukung cerita. Sekali saja penulis lengah, akan bubarlah keutuhan ceritanya.” 
Penulisan Cerfet memiliki kaidah/aturan tersendiri yang mesti dipatuhi oleh tiap penulis :
– Jumlah kata 
– Jumlah posting 
– Tenggat waktu antara posting yang satu dan posting selanjutnya 
– Urutan posting dari tiap penulis ditetapkan sedemikian rupa sesaat sebelum cerfet ditayangkan. 

Khusus untuk urutan posting dibagi dalam beberapa segmen (tergantung jumlah penulis) dan masing-masing penulis akan diberi jatah urutan berbeda di tiap segmen. Hal ini dimaksudkan tidak hanya untuk memberi porsi urutan berpindah dari tiap penulis tapi juga menghindari pola berulang yang monoton. Tim Penulis mendiskusikan secara cermat aturan-aturan penulisan termasuk segala konsekuensinya. Namun demikian, aturan dimaksud, lebih kepada masalah teknis terutama menjaga kedisiplinan tiap penulis berada dalam koridor yang sudah ditetapkan dan tidak mengekang kebebasan berekspresi secara menyeluruh dari tiap penulis.”   

Ada beberapa poin yang harus disepakati dulu antara lain  Genre cerita. Genre ini perlu disepakati dulu biar masing-masing penulis punya gambaran dengan cerita yang akan ditulis.
Berapa jumlah kata yang harus dibuat per masing-masing penulis?Setiap penulis wajib menulis sebanyak jumlah kata yang disepakati per postingan. Apabila seorang penulis melebihi dari jumlah kata yang disyaratkan, berarti dia akan kena finalti dikurangi jumlah katanya pada giliran berikutnya. Begitu pula, apabila dia jumlah katanya kurang, harus dipenuhi pada giliran berikutnya. Deal? Berapakah jumlah kata yang akan kita sepakati? 
1.000 kata (kurang lebih 3 halaman A4 spasi 1,5)
1.500 kata (kurang lebih 4 halaman A4 spasi 1,5) 

Lama penulisan dari satu penulis ke penulis lainnya. Biar belajar disiplin. Misal, setiap penulis dikasih waktu 2 minggu untuk nyusun lanjutan ceritanya dari penulis sebelumnya. Jadi begitu penulis pertama posting, penulis berikutnya harus sudah posting lanjutan ceritanya maksimal 2 minggu berikutnya. Yang berhalangan nulis wajib lapor ke leadenya biar posisinya bisa digantiin sama yang lain, dan atas persetujuan yang lain juga. Gimana, mau berapa hari/minggu? 1 Minggu2 minggu Mau berapa putaran?

Maksudnya setiap penulis mau kebagian berapa kali nulis? Satu putaran berarti masing-masing penulis, nulis satu kali. Jumlah putaran menentukan jumlah halaman yang akan ditulis (kalau setelah selesai mau mencoba diterbitkan). Anggap satu penulis, nulis 3 halaman, berarti satu putaran dapet 15 halaman kan? Dua putaran udah nyampe 30 halaman tuh, batas minimal novel (tapi bakalan tipis banget), karena novel layak diterbitin itu jumlahnya kurang lebih 150 halaman (10 BAB).2 putaran 3 putaran… putaran ? 

Aturan lainnya
Setiap penulis tidak boleh memaksa penulis berikutnya untuk melanjutkan cerita sesuai keinginannya : Contoh. Penulis A tidak boleh maksa si B meneruskan ide-ide si A. Si B bebas berkreasi menulis lanjutan cerita sesuai dengan imajinasi dan kreasinya sendiri.Urutan penulisan setiap putaran HARUS berubah, biar tidak bosen dan terbawa arus oleh penulis yang itu-itu lagi. Dengan adanya perubahan formasi, setiap penulis akan mengalami gaya yang berbeda dari penulis-penulis sebelumnya. Urutan penulis akan dilakukan kalau semua penulis sudah sepakat dengan ketentuan diatas. Nantinya akan diundi deh. Kalo nggak, putaran 2 dan seterusnya akan dilakukan pengacakan lagi*
 

Well, not much to do at the office
*yeah yeah..junior officer, hell yeah!
well still lucky I got the  C**  things so that I have so much to spare next month, wink wink, Mac Book, or a pair of Kate Spade flat, perhaps
pKSLCI1-5733762t130 ?*
I was the fourth writer with the obligation to continue the story. It is easy (ier) because I  just add some details, sequence, I don’t have to build a character. The first writer (which is Panda) did.But still, it is  hard, see,  when I described one character, I have to recheked whether  the character has been well described by the previous writers or not.If yes, means gue harus cari inspirasi lageee….!

Then  after 3,5 half pages, lack of inspirations, I stopped. Turn out I only write like 800 something words, so I owe another 700 for my second turn.And guess what words come the most???hahahha yep..

*CRAP!*

am I become too cranky lately?
*neah*

PS : it’s not like we going to published the novel, we are doing it just for the fun sake, but, second thought, who knows?

Advertisements

6 thoughts on “bitching (as always)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s