buku yang kubaca (lagi)

yep, masa2x kiritis menunggu hari Rabu lebih baik ke toko buku, apalagi kalo bukan toko buku dekat rumah yang diskon 15% itu ;). *beda tipis irit ama pelit emang*. Abis kalo bawa ke toku buku “G” yang pastinya berada dbankiri Mall akan berdampak tidak baik  pada dompet gue.

Anyway, buku yang kupilih salah duanya ini. MUngkin karena sesama budak kapitalis banker yang menyebabkan saya memilih buku ini. Buku yang terdiri dari kisah-kisah pengarangnya di blognya. Kisah Ichanx yang kerja di bank terbesar di Indonesia (dimana saya senang dengan program Diskon Kartu Kreditnya- heheheh) ketika ditempatkan di Tarakan – Kalimatan Timur. Ringan dan lucu. Seperti dia kedatangan nasabah dari etnis Tiong Ha yang tidak bisa bahasa Indonesia sam-sek, dalam “kebuntuan” justru Ichank bisa nyari celah untuk minta no HP  Lia, salah satu nasabah lain dari etnis yang sama , yang cantiknya luar biasa…:)). Ngga melulu tentang kerja, ada juga cerita tentang  kebencian dia terhadap ayam tetangga yang berkokok suka tidak tepat waktu.

Yang bikin gue ngakak, foto Ichanx diantara duit limapuluh dan seratus ribuan, kekekkeke….*kalah deh  foto gue *.

Nasib jadi bankir, biar stelan rapi *berdasi ato stelan Invio yang dibeli saat banker’s day* ngga bakal mendekap  duit segepok gitu kalo bukan duit nasabah…:))

Namanya dikutip dari blog, ya suka-suka yang nulis blog aja cerita apa ye…. 😀
Kiky’s rating on the book *** out of *****

cover-klm1Buku satu lagi Kisah Langit Merah dari Bubin Lantang. Novel ini bercerita tentang kisah cinta Langit dan Daria yang maju-mundur karena perbedaan. Setting dibuka di kota terpenting di dunia, New York, dimana Langit  mencari nafkah menjadi seorang tenaga kerja illegal disebuah jasa  laundry. Padahal beberapa bulan sebelumnya dia masih menjadi economist yang bersama economist lain dari negara berkembang meneliti dampak privatisasi BUMN. Setelah kontraknya selesai, peraih Master Finance dari negeri Belanda ini memilih menjadi tenaga kerja illegal, agar bisa melewat hari bersama Daria, satu-satunya wanita yang dicintainya yang tidak dapat (secara resmi) dimilikinya. Daria memutuskan membesarkan anak yang dikandungnya sendirian di negeri orang setelah dikhinati oleh Faisal, pria yang disarankan ayahnya sebelum ayahnya menghembuskan nafas terakhir.

Alur cerita kemudian mundur, disaat Langit dengan adiknya  Matahari yang “cina” tapi miskin, dimana harus tertatih-tatih menjalani hari sebagai orang miskin, Langit bertekad mewujudkan cita-citanya menjadi wartawan dan impian itu terwujud. Dia diterima menjadi wartawan di koran terkemuka dan berpengaruh di negri ini. Tahun2x berikutnya dia menyadari menjadi pelacur justru lebih terhormat dibanding orang-orang seperti Armand dan Putro, senior dan pemimpin redaksi di kantornya . Langit terhempas  at the lowest point of his life, dibuang, dikhianati dan dibenci, serta  parahnya (saat itu) tidak ada Daria disampingnya.  Gimana dari wartawan dia bisa ke New York? baca aja bukunya.

Well, even udah jadi credit reviewer hampir 7 tahun, buku ini masih membuka mata saya kalo debitur “nakal” emang pada  ng*h*.  :)). Kalau cari novel tapi dengan cerita tidak cemen, bacalah buku ini.

selain itu, ternyata kalo ada wartawan kaya (secara materi)  dia belum tentu pemilik majalah ato korannya lho….*senyum iblis ngelirik De*.

Kiky’s rating on the book **** out of *****

Advertisements

8 thoughts on “buku yang kubaca (lagi)

  1. setujuuu…beda tipiiiis…antara irit ma pelit…walopun my hubby slalu bilang gue cenderung pelit…whaa…ha…maklum…emak-emak…*ngelesss…*

    hmm…tertarik pengen baca 2 buku itu…kalo yg pertama…sepertinya menghibur…jaman mule susah…mendingan cari hiburan daripada lama-lama sakit jiwa….haa…haa…haa….

    buku yg kedua…penasaran….gara-gara resensi yg lo buat….berhasil ky… 😀

  2. Si Owin juga beli buku banker itu…. gw baru baca setengah…… kaya nya banker2 pada baca buku itu yaa….. cuma satu ‘bunker’ doank yang baca buku itu *nunjuk diri sendiri*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s