benar2x menyebalkan : Asuransi Sequislife

Last up date 10 Januari 2012 : tiba2x postingan ini “ramai” lagi ditilik dari komen yang ada  :D. Sudah hampir 3 tahun padahal postingan ini

well, saya hapus entry ini  karena beberapa alasan :

1. Saya sudah tutup asuransi ini karena akhirnya kesel untuk ketiga kalinya hhahahhahaha

2. Terlepas dari point pertama, tahun lalu saya sudah pisahkan mana “investasi” mana “proteksi”, so no more asuransi pendidikan buat anak-anak saya. Kemahalan di premi ternyata 😀

3. atas point 2 saya punya pure asuransi jiwa , pure asuransi buat medical (non unit link) dan persiapan dana pendidikan dalam instrumen lain setelah baca-baca beberapa artikel dari financial planner terkemuka di negeri ini #tsaah…

sekian… 🙂

Advertisements

7 thoughts on “benar2x menyebalkan : Asuransi Sequislife

  1. Ternyata emang kacau tuh asuransi, Gak profesional banget. Saya coba claim Medical. Ternyata di buat ribet, di minta dokumen-dokumen susulan, padahal dokumen itu gak di jelaskan di awal. Ada aja dokumen yang di minta, sampe2 HRD saya di buat BT (padahal ini Asuransi personal, tp mereka melibatkan Company, bingung gak???).
    Mencoba complain.. malah galakan CS & bagian Verifikasinya,di nuduh manipulasi data segala. Fuihhhhh…
    Sabar, sepertinya gak cukup 🙂

  2. memang jeng…….salahnya dulu yg akuisisi metlife itu sayangnya sequislife, coba kalo Pru atau Manulife, mungkin gak seamburadul ini jadinya….
    maaf yaaaa…saya eks karyawan Sequis soalnya…..bukannya mau ngejelekin bekas kantor sendiri, tapi memang parah disana, mulai dari sistemnya yg aneh, IT nya yg bener2 tdk support, sampe akhirnya jadi merembet ke CS yg cari aman…

  3. Sorry ya aku mau sedikit sharing, aq nasabah sequis life sdh hampir 3 tahun, sejauh ini aman2 aja and puas. 3 anakku semua masuk asuransi protector plus, saya, suami dan orang tua serta mertua masuk program value protector. So .. menurut aku semua asuransi itu plus minus lah, proses claim mudah banget, jadi kalo tdk puas berarti humannya yang error bukan asuransinya.

  4. Waduh..makin dibaca makin bingung..Soalnya aku lagi mikir mau buka asuransi kesehatan anakku di pru ato sequis…Mmg kl sequis kl klaim RS byk biaya yg ditanggung sesuai kwitansi…..Cuma dgr2 juga kl bukti pembayaran premi asuransi sequis mmg mesti di fax lagi ya? ribet jg. Krn aku kan ga punya kartu kredit n ga py mesin fax..hehe…Kebetulan aku kenal agency manager pru di kotaku…kl bukti pembayaran premi pru ga usa difax…sekretaris managernya sering2 cek komputer siapa2 yg uda bayar…Kl agen sequis aku ga knl…dan ga tau sistem krj mrk bgmn….jd binguung mo pilih sequis/pru. Anybody can give me suggestion..?

  5. Dear ibu Minori,

    Saya salut anda telah teliti sebelum membeli. Masih lebih baik daripada sekedar membeli tanpa meneliti.
    Maaf sebelumnya bole tahu ibu dikota mana?

    Untuk informasi, seperti yang ibu sudah pelajari Sequislife memiliki keunggulan di manfaat ASKES.
    Saran saya,ibu perlu meneliti setiap komplain. Setiap nada sumbang perlu dicek,terkadang nasabah komplain,tapi karena emosi,ga berpikir jernih,akhirnya dengan smbarangan menaruh smua kesalahan kepada AGENT atau perusahaan asuransi tersebut. Contoh calon nasabah saya ingin baru2 ini ditolak karena memang overweight (kegemukan berlebih), eh pas pengisian form refund, ingetnya ma nomor rekening yg lama(suda tidak aktif lgi, dan memakai nomor rekening baru)..setelah ditunggu2 2 minggu,calon nasabah mengaku blom terima duit padahal kesalahan ada di nasabah (salah isi no. rekening)

    contoh diatas adalah kurangnya informasi berimbang yang ternyata diexpose berlebihan.
    Kalau ibu mengambil polis di Pru, saya hendak mengingatkan sebagus apapun layanan dan keramahan yang diberikan, Prudential tidak akan menservice lebih dari Kontrak Polis yang berlaku. Ingatlah yang anda beli semua tertuang di Kontrak Polis,jadi fokuslah pada janji2 manis diatas KERTAS tertulis,dgn kata lain, pilihlah berdasar manfaat. Toch Agency manager kenalan ibu belum tentu ikut bantu membayar perawatan kalau ternyata nombok pada saat berobat jalan. Banyak kok nasabah yang seperti ibu,prudential membayar dan melayani tapi ya tidak akan memberi lebih dari kontrak polis.

    http://www.liputan6.com/suaraanda/201105/12265/kecewa-dengan-pelayanan-prudential

    Kalau ibu memilih diSequis, minimal semua pernyataan pembyaran sudah pasti dibayar sesuai kontrak,asalkan pengisian SPAJ dilakukan dengan hati2 dan TELITI,maka tidak ada alasan pihak asuransi menolak membayar Klaim karena smua pernyataan tertulis yang disetujui,memiliki kekuatan hukum.

    saya nasabah Sequislife..maret 2010 kemaren smpai skarang tidak ada masalah. Baru 13 October kemarin lulus AAJI menjadi agent Sequislife.

    untuk urusan Complain, Sequislife juga paling sedikit..cepet ditanggapin. tidak seperti merk2 lain.. aneh juga ya, asuransi yang katanya terbaik tapi complain paling tinggi.
    Aapapun yang kurang jelas, kalau ibu butuh 2nd opinion, hubungi saya di 0818 667597 atau 021 93782884 kalau kurang jelas..

    Terima kasih

  6. Ini bocoran dikit (bisa juga se visit langsung websitenya)

    Istri saya Titah Sejati, nasabah prudential Pru HS Syariah dengan no polis : 36273609 dan telah bergabung sejak September 2009.

    Pada tanggal 21 Mei 2011, istri saya berencana menjalani operasi laparoskopi kista ovarium bilateral di RS Awal Bros Bekasi. Tetapi rencana tersebut tampaknya terhalang mengingat besarnya selisih biaya yang harus kami tanggung.
    Pihak Rumah Sakit menggolongkan operasi yang istri saya akan jalani adalah tipe Besar Khusus dengan biaya Rp. 19.330.000 untuk Kelas II, sedangkan prudential menggolongkan sebagai operasi Kecil (Type I) dan hanya menanggung Rp. 9.850.000.

    Jika prudential berpendapat sama dengan RS bahwa operasi tersebut merupakan besar khusus, maka manfaat yang seharusnya kami dapat adalah Type 3 sebesar Rp. 28.950.000.

    Kami sudah survei ke beberapa Rumah Sakit, dan hasilnya adalah operasi laparoskopi tergolong Besar Khusus dengan biaya yang tidak berbeda jauh seperti di RS Awal Bros Bekasi.

    Kami kecewa sekali, mengapa prudential menggolongkan operasi tersebut merupakan operasi kecil. Mereka beranggapan bahwa laparoskopi seperti halnya dengan endoskopy. Dan mereka menyarankan jika ingin digolongkan operasi besar, maka nasabah melakukan operasi konvensional laparotomy saja.

    Kami tahu bahwa operasi konvensional laparotomy adalah cara lama, dan resikonya lebih besar, seperti panjangnya sayatan, lamanya masa penyembuhan, kerusakan jaringan, dan beresiko juga terhadap berkurangnya jumlah sel telur.

    Karena hal inilah, kami beranggapan bahwa prudential “Tidak Melek Teknologi.
    Jika di masa yang akan datang, teknologi kesehatan berkembang dan resiko yang diakibatkan menjadi kecil, maka untuk selamanya Prudential akan menggolongkan sebagai operasi kecil (Type 1). Dan jika ini terus terjadi, maka akan sangat merugikan nasabah.

    Melalui surat pembaca ini, kami mohon agar Prudential cepat tanggap dan memahami keinginan para nasabahnya. Seperti motto nya yang selalu kita dengar di media.

    ==>
    Dear pak Sutrisno, dan yang lain…trima kasih atas komentar anda. MOHON “tidak ribut” di rumah maya saya. Karena anda sudah “promosi” kantor anda dan ada tendesi negatif terhadap produk tertentu.
    untuk yang lain…
    SILAKAN BACA UPDATE SAYA PER 12 JANUARI 2012
    semoga kita bisa memilih asuransi SESUAI KEBUTUHAN 🙂
    Silakan memakai jasa financial planner jika bingung 🙂
    kolom komentar akan saya tutup terima kasih

Comments are closed.