si kardi

Lagi2x setetelah baca tulisan pak syamsul
di kantor tempat saya bekerja, di lantai saya bekerja juga, ada seorang Office Boy, karyawan International Servive S (ISS ituu loh…????) namanya Kardi, kelahiran tahun 80, pemuda rantau dari Boyolali.
Awal bergabung dengan ISS, doi ditugasin di Malaysia, namun sang bunda keberatan anaknya merantau terlalu jauh, jadilah doi kembali ke Indonesia dua tahun kemudian, setelah kontraknya habis.
Tentu, denga gaji yang jauh lebih kecil,
Mungkin ada sekitar 2 tahunan dia di Jakarta, lumayan rajin siy.
Mulai hari Senin kemarin dia naik pangkat jadi Messenger, tukang antar dokumen.
Tentu, baju biru ala OB nya ditinggalkan, sekarang pake baju putih celana hitam dengan tulisan tempat saya berkerja di saku kemejanya.
Tentu juga , pundi-pundi blio bertambah (walaupun mungkin tidak begitu besar)
Dia mampir ke ruangan kami (sekarang doi mengabdi di lantai lain tapi masih di tempat saya bekerja).
Menceritakah ihwal dan proses mengapa dia bisa “naik pangkat” jadi messenger.
“sukses lah, Di. Kerja yang bener” kata mas PJ.
“iya mas, ma kasih”
Di, mumpung gaji kamu udah naik, coba aja daftar kuliah. Sekolah lagi, untuk kedepannya” timpal saya.

Then in my surprise doi jawab :
”udah mbak Ky, saya sudah daftar di-sebuah-STIE-di-Pasar-Minggu-dekat-Rel. Agustus ini baru masuk”

Wow, even seorang ‘so-called-kelas-menengah-kebawah’ pun pantang lapuk menghadapi masa depan. Salut Kardi!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s