E numbers

Gw lagi insyaf, pengen bisa masak. D
Well, dari yang gampang dulu lah bikin dessert pudding and cookies…hihihihi.
So, beberapa pekan lalu saya mulai mempraktekan beberapa desert, resep dari beberapa teman blogger, chefs dari milis dapurbunda yang saya ikutin, etc.
Karena belum beli oven, mulai dari yang dikukus2x dulu aja…
Beberapa jadi, sebagian besar gagal ;;)
Sutrahlah, bukan itu yang mau saya bicarakan.
Ini pengalaman pribadi aja siy, jadi kemarin saya pengen bikin Choco Lemon Cheese, desert yang isinya Cuma cheese cream, whip cream plus susu kental manis.
Lalu hunting lah saya untuk bahan2x tersebut ke Alfa BIntaro.
YeS, dapat Light cheese cream merek Yummi — didepan kemasan ada logo Halal. Good.
Mata turun ke bawah rak, niy dia Whip Cream, kemasannya warna merah, saya lupa mereknya apa, but believe me merek ini banyak banget ditemukan di supermarket ternama.
Cuma itu kemasan saya bolak balik, ngga menemukan logo Halal, walopun disitu ada tulisan Arab, tapi kan…ngga jamin juga kali….
baca indrigents-nya, beberapa bahan yang saya ngga tau itu apa, yang jelas ada bahan2x dengan E numbers.
Yang saya tau E numbers itu penanda untuk emulsifier, rumors said sebagian besar dari lemak binatang (yang tidak halal).
Saya bertanya kepada pegawai Alfa, barang itu halal ato tidak.
Yah, seperti yang saya duga sebelumnya, dia hanya memberi senyum sembari mengatakan tidak mengerti tentang kode E-numbers itu. -S
Dulu saya punya tabloid HALAL, yang menuliskan apa2x produk yang halal, ada juga buku panduan tentang E numbers yang ngga halal. Sayang kedua informasi cetak itu lenyap bersama banjir. ((
Lalu saya ke supermarket lain, saya yakin di tempat itu ada Whip Cream merek Anchor yang saya yakin udah ada sertifikat Halal, minimal ada logo Halal dikemasannya.
Sampai rumah browsing tentang E numbers, nyari mana yang halal mana yang tidak, untuk panduan belanja bela beli snack untuk anak2x dimana produk import udah banyak masuk ke Jakarta (coret) kaya’ bintaro.
Voila, dapat, keluaran http://www.kingmosque.org.uk
Okelah sementara diprint dulu buat panduan, cuma yang rada saya sesalkan,
Kok saya TIDAK menemukan informasi ini dari website local, dari websitenya mesjid Al Azhar, perhaps ? yah, mungkin karena saya yang ngga jeli kali.
Harusnya ada ya (dan mudah2x an ada)…secara mayoritas penduduk Indonesia itu muslim.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s