Malangnya kau wanita

Sekelumit cerita kemarin pagi di Bus Trans Bintaro. Saya menonton acara Cerita Pagi yang disiarkan oleh Trans TV. Cerita dan drama dari kehidupan nyata yang acapkali ironis.
Kemarin, salah satu ceritanya ada seorang bayi berusia 20 hari bernama Laila yang saat itu terbaring tak berdaya di salah satu Rumah Sakit di Samarinda.
Kenapa?

Karena ayah anak itu menyiksa darah dagingnya sendiri.

Si ayah berterngkar dengan sang ibu, cukup hebat mungkin. Bayi Laila tentu tak mengerti kenapa tiba-tiba tidurnya terganggu, tiba-tiba rumahnya riuh. Menangislah dia, seperti kebanyakan bayi dibawah 1 bulan yang baru mampu menangis selain tidur.
Sang Ayah terganggu dengan tangisan gadis kecilnya, ditamparlah bayi mungil itu, makin kencanglah tangisan bayi Laila. Tapi tak sampai disitu, ternyata ayahnya “menyungkil” mulut Laila hingga muntah dan berdarah dan menyebabkan Laila tak mampu menyusu dari sang Ibu.
Sang ayah pun dilaporkan ke polisi oleh ibu dan kakeknya, meringkuk dalam hotel prodeo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
tapi selang satu hari, sang Istri, yang bernama Aisyah mencabut gugatannya, meminta suaminya dilepaskan.
Kenapa?

Karena nanti tidak ada yang mencari nafkah guna membayar biaya rumah sakit!

Duhai kaum wanita, segitu lemahkah kita?
Duhai aktivis perempuan, bantulah saudaramu Aisyah.

Tidak ada jaminan suami ibu Aisyah tidak akan melakukan perbuatan kejinya kembali. Tapi ibu Aisyah dan bayi Laila tidak punya pilihan lain. hiks

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s