Makassar : Hari Jumat dan Sabtu

Day Six – Jumat
Foto didepan hotel, the four of us sebelum cabut ke kantor,
Pas cowok2x sholat Jumat, gue and mbak evi ke Jl. Somba Opu itu, beli oleh2x.
Kita beli minyak tawon (ada dua variasi tutup merah harganya Rp 37.500 dan tutup putih lebih mahal lagi sampe Rp 100 ribuan kayaknya) dan minyak kayu putih. Kabar-kabari sih nih minyak tradisional yang multi function asli dari ambon dan tidak mudah ditemukan di Jakarta. Selesai belanja oleh2x, gue menyusuri jalan untuk hunting emas. Kebetulan teman gue, poppy , mau merid…sekalian cari kado lah. Yang bikin daya beli gue gede di toko emas ini karena berat perhiasannya ngga banyak, paling Cuma 1,5 – 2,5 gr. Hehehe.
Gue memutuskan untuk membeli emas kendari — yang kabarnya khas Sulawesi… bentuk bunga, dengan kelopak 2 tumpuk.
After sholat, we had (again) Seafood for lunch, suasana restoran yang sangat sepi membuat ngga semangat makan, terus pelayanannya lama pula.Selain itu gue udah eneg banget sama seafood. Gue lupa nama restoran, tapi di sebrangnya Jl. Ahmad Yani itu, Oh ya, depan Jl. Ahmad Yani ada lapangan dan monument pembebasan Irian Barat. Jadi restorannya di depan lapangan itu.
Sore-an, foto2x ama orang cabang lah…kenang2x an…entah kapan balik ngaudit ke sini lagi, since gue cuma jadi auditor tamu.
Malamnya, ngga tau mau makan apa…kami memutuskan makan PADANG…RESTORAN SEDERHANA, Jl. SAm Ratulangi…kangen ama rendang euy!!! Si jojon makan sampe nambah 2 kali, banyak pula nasinya,

Day Seven
Evi catched seven-o’clock-flight to Jakarta, jadi doi jam 4.00 WITA udah bangun, kebangun juga deh gue….gue sekalian aja nunggu shubuh, trus nge-set jam 7.30 untuk sarapan, baru jam 6-an, ivan nelp gue, nanyain EVI wah,,,,ngga bisa tidur deh gue!
Abis sarapan, turns out the boys belum tune in…masih ngorok, ya udah gue sarapan sendiri, terus naik Pete2x (angkot) ke Bank NIaga Losari, foto bentar (minta tolong sama seorang ibu2x yang lagi lari pagi),

ambil duit di Kantor Kas Losari, balik lagi ke Somba Opu.
Pas mau nyebrang, ada dua pengendara motor cowok, yang 1 boncengin cewek, negur gue “pagi bu”, “pagi mbak KIKY”, tadinya gue cuekin aja…kirain orang iseng…tapi kaget — kok tau nama gue yah???? baru gue nyadar mereka orang cabang…hihihih ngetop juga gue! (narsis)
Well, disini gue balik karena evi nitip sepasang anting kendari, modelnya simple sih, bulat, terus totol2x sepanjang bulatan itu. Toko tempat gue beli anting kemarin belum buka, yang buka baru beberapa toko, masuk lah gue kesana, dan setelah tawar menawar gue beli sepsang anting and liontin emas kendari (juga) model bunga. It cost Rp 400-an…lumejen bow….
Pulang gue naik becak dehke hotel cost Rp 5.000,-, jalan di sepanjang Losari satu arah, dan memang banyak banget jalananan 1 arah di makasar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s