Day Two and three — still a story from celebes

Day two
Senin, tanggal 18 July — the four of us ( the team consists four inspector, 2 women me and Evi and two men which are arif a.k.a Jojon and ivan) — meluncur ke Jl. Ahmad Yani No 3, it only took 5 minutes to get to office, menyenangkan, as a new inspector, gue harus berkenalan sama semua staff cabang sana, jadi ingat masa PPE dulu, dimana hari pertama di cabang adalah hari mengeringkan gigi, harus senyum dan berkenalan kepada seluruh staff. Dapat tempat kerjanya di Lantai 3..ALAMAK…kebayang deh gotong2x lap top all the way to the 3rd floor dalam kondisi almost 5-month-pregnant pula..fiuh….
Siangnya makan di Nelayan lagi, ditraktir orang cabang neh….malamnya makan Jl. Lampobattang, gue makan Konro Bakar. Dagingnya empuk lho…terus disiram kuah kacang ala sate ayam gitu.

Day Three
Selasa siang , kami makan di Restoran Coto Nusantara, depan pelabuhan persis !!!
Gue makan yang isinya daging aja, bisa juga milih yang dicampur sama jeroan, makannya sama ketupat ato buras, ngga sama nasi. Tempatnya panas banget, tapi rame tenan, di bagian kasir, terdapat foto2x artis ibu kota dengan pemilik restoran tersebut.
Malamnya, kami ke daerah Panakukang, oh ye,,,gue ketemuan sama Capa, teman lama waktu TA di Caltex — jadi Capa ikutan sama gue and the team.
Nyampe Mall Panakukang, yang kabarnya mall terbesar di Makasar, we had nothing to do, so we decided to have dinner at Mie Titi restaurant not far away far the mall.
Restoran ini Cuma nyiapain Mie Titi, mie kecil2x kaya’ bihun digoreng dan disantap dengan tumis sayuran model2x Cap Cay gitu deh…Uniknya, Mie Titi satu2xnya menu yang disediakan restoran ini, minumannya pun Cuma the, jeruk, sama air putih. Gampang yah jualannya ,tapi lakunya….ckckckckckckc…

Malaman dikit nyampe hotel, gue ngidam Pisang Epe (ngidam, makan pun belum pernah…), so at 10.00 pm gue sama mbak evi jalan ke Pantai Losari itu, sedihnya, seperti kota2x besar lainnya, sudah selarut itu pun, masih banyak anak dibawah 10 tahun mengamen dan mengemis, sampai2x ada yang membawa adiknya yang paling2x baru beumur 8 bulan !!!! Padahal pagi hari, gue baca koran Fajar — harian lokal di Sulawesi Selatan, yang terhomat anggota DPRD mendapatkan 4 mobil operasional kalo ngga salah Panther deh, alasannya klise : “untuk mendukung operasional anggota legislatif tersebut ” bah….
Bukannya mengalokasikan 4 mobil tersebut untuk mensejahterakan rakyatnya !!!
Btw, buat yang belum tau pisang Epe, pisang hijau yang dibakar diatas arang, terus disiram kuah gula jawa…kadang2x pake durian kalo lagi musim…manis banget. 1 porsi terdiri dari 4 pisang yang harganya Cuma Rp 3.000,-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s