Fiuh…fiuh…fiuh,am much calmer now.
Getting older doesn’t mean getting wiser, and it happens to me. Bad bad bad….
Anyway, gue pengen cerita “tertampar”nya gue kemaren siang.
Ceritanya bulan lalu tuh, di era global crisis kek gini, saham dan komoditas (kecuali emas) turun bebas bagai orang loncat dari lantai 50 gedug belakang ini, tempat gue nguli ngasiy Bonus Tahunan dan Prestasi.
Weh…boleh donk H2C, jumlahnya ngga sama tiap orang.
Karena tahun lalu gue bisa belajar industri baru dan pembiayaannya, jadilah gue makin kencang doanya, hehehehe.
Hari yang dinanti tiba, jadilah rekening gue lebih banyak dari biasanya. ![]()
Even ngga sebanyak yang gue harapkan untuk membeli Mac Book silver dambaan gue itu :p
Anyway, hours later we learned the other side of the team,got bunch bunch of bucks, matters of nasib actually….
Timbul kesal di hati gw dan beberapa temen,
“Doh…capeknya hampir sama, you do the writing and talking we do the thinking gethu…”
Mulailah hitung2xan kerja dan ends up di komen karena kurang supportive.:D
Kemaren, seorang “lower level”, curhat ke gue, tahunan dia kerja (she’s older than me but my grade higher than her), merasa ngga dianggap. Ketika tim lain bisa foya2x dengan bonus mereka, dia hanya dapat yang sejumlah beli paket mandinya Body Shop.
Trus gue tanya,” tim lain yang disitu, gimana un?”
Dia jawab : “ya…kayak si A ato si B mah enak ky, mereka bisa dapat sekian sekian“
Doh…angka yang “sekian sekian” itu juga masih dibawah gue.
Gue diem, nyesel dengan tidak ikhlasnya gue kemaren kerja.
Bad…bad…bad…






























diansavitri said,
April 2, 2009 at 11:50 am
gue tahun lalu gak dapet bonus…… tahun ini blm tentu dapet <img src=”http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/20.gif” alt=”">