This is a funny quote I read in Kontan Minggu II Maret 2009 :
Inget lagu ini? Nenek moyangku seorang pelaut.
Mungkin kondisi sektor maritim kita tidak sefantastis lagu ini. Jeng dahlia bahkan pernah mengeluarkan unek-uneknya tentang kondisi keamanan kapal penumpang kita. *tumben niy anak posting agak ilmiah
*
Dengan fisiologi (ato geografis ya) negara yang berbentuk kepulauan, layaknya sektor ini patut dijadikan prioritas. Namun, seperti yang ditulis di tabloid itu, sayangnya perbankan jarang mengucurkan kredit untuk sektor ini. *abis ribet siyyyy, harganya mahal, checking harga pasarnya ngga mudah, belum bahan bakar, asuransi, safety, ngitung frekuensi trip, lama perjalanan, ngitung waktu loading and unloading di dermaga,dll, *
Pernah ada seorang prospek nasabah ke tempat saya bekerja dan bercerita sekelibat tentang industri perkapalan, lalu sampailah mereka pada omongan :
“jadi kita nge-cek mbak, kapalnya curian atau bukan…”
Kemudian saya mikir dalam hati:” motor,mobil, sepeda hilang masuk diotak gue, lagi parkir lalu diambil orang. Kalo kapal…? emang menepi di Tanjung Priok gitu terus dilariin?”
dan dengan bodohnya saya bertanya kepada mereka : “Kapal segede gitu dicuri gimana siy,pak? Emang kapal sejenis Panamax (jenis kapal yang gedeeeee banget itu) bisa cepat jalannya?”
ya ya…go head laugh at loud
mereka : ” ya, di tengah laut dirampok mbak, awaknya kapalnya dibunuh semua, terus kapal dilariin ke Vietnam misalnya untuk di refurbish ulang”
saya (dalam hati) “bujut…ngeri kaliiiiiii. Hidup memang keras, jendral”
Yah begitulah kira-kira…selama tahunan jadi reviewer saya menganalisa yang berhubungan dengan sektor ini baru 3 kali, itupun untuk pembelian kapal. hati-hati (karena takut jadi kredit macet) lah , garis besarnya.
eniwi, busway, at the end of the article, pak epung dan pak fasebeni meng-’qoute’ :
“Coba ada nenek moyang kita yang jadi bankir, pasti sejak dulu perbankan akrab dengan sektor maritim”
Kok tau siy pak, saya abis nge-review Tug Boat & barge 7500 DWT
.
PS : puas kan loe semua, gw pake bahasa preman sekarang.






























Za said,
March 14, 2009 at 1:03 pm
bwahhahaahaaaa….makanya kl posting bilingual dungs…..;)
ichanx said,
March 14, 2009 at 2:26 pm
orang perbankan gak ada yang ngerangkep jadi nelayan siiih…
Pertanyaan said,
March 15, 2009 at 2:03 pm
jaman dulu belum ada bank kan .. he3
dahlia said,
March 15, 2009 at 3:48 pm
aye aye captain….
*spongebob maniac*
dahlia said,
March 15, 2009 at 3:49 pm
akhirnya gue ga buka kamus juga..baca blog ini qkqkqkqkqk
silvi said,
March 15, 2009 at 10:15 pm
hi..hi…tapi gue juga mikirnya gitu ky…kok bisa kapal dicuri…ga kepikiran dirampok mah…kirain perampok males kalo bekeliaran di laut…blom kalo mabok laut…ha..ha..dasar cetek ya gue…
iya buu…gue pan udah di bandung…tp gue lagi terkangen-kangen ama jakarta niih akhir-ahir ini…*kangen yg aneh * mpe orang-orang aja pada heran…hi..hi..
Lala said,
March 16, 2009 at 3:47 pm
Sumpah, deh.
Tadi mikir: gimana nyolongnya kapal segedhe itu?
huakakaka.. ternyata sama begonya..
eh, eh
salam kenal ya….. ^_^
aaqq said,
March 18, 2009 at 3:55 am
thanks… udah mampir…
dan thanks juga buat nyari bukunya.. hehe